Apple Setop Jual Komputer Mac Pro, Tidak Ada Generasi Penerus

Kompas.com, 27 Maret 2026, 10:05 WIB
Bill Clinten,
Yudha Pratomo

Tim Redaksi

Sumber 9to5mac

KOMPAS.com – Apple menghentikan penjualan komputer desktop kelas atas mereka, Mac Pro, pada pekan ini. Komputer ini punya desain ikonik yang kerap disebut mirip "parutan keju".

Disebut demikian karena Mac Pro memiliki sejumlah lubang yang disusun rapi di sisi depan dan belakangnya. 

Pantauan KompasTekno di halaman Apple.com, Jumat (27/3/2026), produk Mac Pro yang dirilis pada 2019 ini memang sudah tak bisa ditemui di laman tersebut. 

Kepada blog teknologi 9to5Mac, Apple mengonfirmasi hal ini dan memang benar Mac Pro sudah dihentikan produksi dan penjualannya (discontinue)

Pihak Apple juga mengatakan bahwa perusahaan tidak akan lagi membuat produk penerus Mac Pro di masa depan.

Baca juga: Apple Rilis MacBook Neo, Laptop Mac Murah dengan Chip A18 Pro

Keputusan ini menandai berakhirnya salah satu lini produk paling ikonik di ekosistem Mac, sekaligus sinyal perubahan strategi Apple untuk segmen profesional.

Konsumen yang berencana meminang Mac Pro, bisa memilih alternatif lain, salah satunya adalah Mac Studio.

Perangkat ini dapat dikonfigurasi dengan chip Apple M3 Ultra, CPU hingga 32-core, GPU hingga 80-core, memori terpadu hingga 256 GB, serta penyimpanan SSD hingga 16 TB. Spesifikasi ini kurang lebih melampaui Mac Pro generasi terakhir.

Kalah dari "saudara"

Mac Pro M2 Ultra.Apple Mac Pro M2 Ultra.

Mac Pro sendiri punya perjalanan yang cukup panjang. Perangkat ini membawa desain “tower” bisa dibilang merupakan tampilan Mac paling unik. Perangkat ini diperkenalkan pada 2019, bersamaan dengan monitor profesional Pro Display XDR.

Saat itu, perangkat ini masih menggunakan prosesor Intel, dan produk Mac kini sudah menggunakan chip Apple sendiri. Sehingga, wajar saja apabila Mac Pro di-discontinue

Apple kemudian memperbarui Mac Pro pada 2023 dengan chip Apple M2 Ultra. Namun setelah itu, tidak ada pembaruan lanjutan, dan harga perangkat tersebut tetap tinggi, yaitu di kisaran 6.999 dollar AS (sekitar Rp 118 jutaan).

Setelah produksi Mac Pro dihentikan, Apple kini hanya menjual tiga desktop Mac, yaitu:

  • iMac 24-inch (M4)
  • Mac mini (M4/M4 Pro)
  • Mac Studio

Sementara untuk laptop, Apple memiliki:

  • MacBook Neo
  • MacBook Air
  • MacBook Pro

Dengan susunan ini, Apple dinilai memiliki portofolio Mac yang lebih terarah dan lengkap, mencakup berbagai segmen harga dan kebutuhan.

Baca juga: Apple Mac Mini Jadi Mesin AI, Diakali agar Bisa Pakai GPU Nvidia

Adapun penghentian Mac Pro sebenarnya sudah diprediksi. Sebab, perangkat ini tak diperbarui sejak 2023 lalu dan secara spesifikasi dan desain, Mac Pro kalah saing dari "saudaranya" sendiri, yaitu Mac Studio yang lebih baru, ringkas, dan mudah dibawa-bawa.

Mac Pro yang mirip parutan keju memiliki dimensi tinggi hingga 52,9 cm, sedangkan Mac Studio hanya 9,5 cm, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari 9to5Mac.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau