Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Keindahan Panorama 'Pink Beach' Pantai Merah di Pulau Komodo

Kompas.com, 17 Januari 2025, 19:32 WIB
Nuril Laili Azizah

Penulis

KOMPAS.com - Indonesia memiliki beberapa keindahan pantai dengan pasir berwarna merah muda.

Salah satunya ada di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur, yaitu Pantai Merah atau dikenal dengan sebutan Pink Beach.

Pantai Merah ini cocok dijadikan tujuan wisata apalagi sedang liburan di Labuan Bajo dan Pulau Komodo, biasanya sudah termasuk paket perjalanan.

Baca juga: Oleh-oleh Khas Pulau Komodo di Loh Liang, Ada Kaus hingga Pajangan

Simak daya tarik Pantai Merah di Nusa Tenggara Timur, berikut selengkapnya.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Daya Tarik Pantai Merah

Pantai Merah objek wisata yang terletak di kawasan Pulau Komodo, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Pantai Merah atau dikenal juga Pink Beach ini memiliki keunikan, sesuai dengan namanya pasir di pantai ini berwarna merah muda.

Baca juga: Air Terjun Cunca Wulang di NTT: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Warna merah muda pada pasir di Pink Beach berasal dari organisme laut Foraminifera atau Foram Plankton Mikrosopis.

Baca juga: 2 Hotel di NTT dan Bali Masuk Daftar Hotel Terbaik di Dunia 2024

Selain itu warna merah mudanya juga ada pengaruh dari cangkang kerang, cangkang berwarna pink atau Amuba Mikroskopis ini terpecah menjadi butiran yang lebih kecil terbawa ombak di pesisir pantai.

Pink Beach atau Pantai Merah di Pulau Komodo, NTTDOK.WIKIMEDIA.COM/Astri nina sanderiana Pink Beach atau Pantai Merah di Pulau Komodo, NTT

Tidak hanya keunikan pasir pink-nya, Pantai merah mempunyai keindahan bawah laut dengan 1.000 spesies ikan dan 260 spesies terumbu karang.

Pantai merah ini cocok dijadikan lokasi diving atau snorkeling, karena ombak di sini tidak terlalu besar dan cukup tenang.

Baca juga: Festival Seni dan Budaya Manggarai di NTT, Upaya Promosi Pariwisata

Jika ingin berkeliling menjelajahi Pink Beach bisa menaiki perahu, atau trekking menuju tebing karangnya yang cukup menantang, sekitar empat jam melewati tebing dan hutan bakau di Pantai Merah ini.

Wisatawan dapat berkunjung ke Pantai Merah saat bulan April dan Juni untuk dapat melihat panorama bawah lautnya.

Baca juga: Taman Parapuar Jadi Tempat Wisata Baru di Labuan Bajo NTT

Pengunjung akan terlebih dahulu menaiki perahu dari Dermaga Loh Liang, Pulau Komodo, waktu tempuhnya selama 30 menit perjalanan.

Halaman:


Terkini Lainnya
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Travel Ideas
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Travel News
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Travel News
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Travel Ideas
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Travel Ideas
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Travel News
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
Travel News
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Travel News
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Travel News
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Travel News
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Travel News
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Travelpedia
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Travel News
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Travel News
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau