Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump

Kompas.com, 1 April 2026, 09:35 WIB
Suci Wulandari Putri Chaniago,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bandara Internasional Palm Beach di Florida, Amerika Serikat, diajukan untuk berganti nama menjadi Bandara Donald Trump.

Gubenur Florida, Ron DeSantis telah menandatangani undang-undang berisi kesepakatan penggantian nama tersebut pada Senin (30/3/2026), dilansir dari Reuters, Rabu (1/4/2026).

Baca juga: 

Keputusan untuk mengganti nama bandara menjadi nama presiden Amerika Serikat ini menyusul persetujuan Florida tahun lalu, atas rencana untuk menyumbangkan properti di pusat kota Miami untuk lokasi perpustakaan kepresidenan Trump.

Untuk diketahui, Donald Trump berasal dari New York, kemudian pada tahun 2019 pindah ke Florida.

Sebelum pindah, ia tinggal di sebuah penthouse di Trump Tower, tapi sejak itu ia menjadikan resor Mar-a-Lago di West Palm Beach sebagai tempat tinggal utamanya.

Bandara Palm Beach ganti nama jadi Bandara Donald Trump

Ada perubahan kode bandara ke DJT

Bandara Internasional Palm Beach, Florida, Amerika Serikat, diajukan untuk berganti nama menjadi Bandara Donald Trump.AFP/MANDEL NGAN Bandara Internasional Palm Beach, Florida, Amerika Serikat, diajukan untuk berganti nama menjadi Bandara Donald Trump.

Sebelum nama Bandara Internasional Palm Beach diubah, perlu adanya permohonan resmi yang diajukan kepada Administrasi Penerbangan Federal (FDA).

Jika Administrasi Penerbangan Federal menyetujui, bandara nantinya harus memproses perubahan tersebut dalam berbagai basis data, antara lain pemetaan penerbangan dan navigasi, serta papan nama bandara.

Sebelum penandatanganan undang-undang ini, perwakilan Brian Mast pekan lalu juga mengajukan undang-undang untuk mengubah kode tiga huruf bandara.

Dari yang semula menggunakan kode PBI, diubah menjadj DJT, yang menunjukkan inisial Trump (Donald John Trump).

Pengajuan pergantian nama bandara menjadi Bandara Donald Trump ini dilakukan pada Februari 2026. Jika FDA menyetujui hal tersebut, peurbahan nama akan berlaku efektif mulai awal Juli 2026.

Baca juga:

Nama Trump dicantumkan pada bangunan hingga uang

Pesawat Kepresidenan Amerika Serikat Air Force One saat diparkir di Bandara Internasional Palm Beach, Negara Bagian Florida, 15 Februari 2026. Bandara ini akan berganti nama menjadi Presiden Donald J Trump.AFP/MANDEL NGAN Pesawat Kepresidenan Amerika Serikat Air Force One saat diparkir di Bandara Internasional Palm Beach, Negara Bagian Florida, 15 Februari 2026. Bandara ini akan berganti nama menjadi Presiden Donald J Trump.

Penggantian nama di Bandara Internasional Palm Beach, Florida ini merupakan salah satu dari rangkaian penggantian nama menjadi nama Trump di berbagai aspek, dilansir dari The Guardian.

Selain di Bandara Internasional Palm Beach, penggantian nama menjadi nama Trump ini juga dilakukan di bangunan, institusi, program pemerintah, kapal perang angkatan laut, tiket masuk taman nasional, dan mata uang.

Pada bulan Desember 2025, dewan pengurus John F Kennedy Center for the Performing Arts, yang diisi Trump dengan sekutu-sekutunya selama pengambilalihan dewan, menambahkan nama Trump ke lembaga tersebut.

Nama Trump juga ditambahkan pada bulan Desember ke gedung United States Institute of Peace di Washington, beberapa bulan setelah pemerintahannya mengambil alih organisasi nirlaba tersebut.

Awal bulan ini, sebuah panel seni federal yang terdiri dari anggota yang ditunjuk oleh Trump, menyetujui untuk menampilkan gambar trump pada koin emas peringatan.

Koin tersebut direncanakan oleh US Mint akan diproduksi guna merayakan ulang tahun ke-250 negara Amerika Serikat tahun ini.

Baca juga:

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Travel News
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Travel News
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Travel Ideas
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Travel Ideas
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Travel News
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
Travel News
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Travel News
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Travel News
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Travel News
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Travel News
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Travelpedia
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Travel News
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Travel News
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Travel News
Rekor Baru Kereta Cepat, Penumpang Whoosh Tembus 311.000 Saat Lebaran
Rekor Baru Kereta Cepat, Penumpang Whoosh Tembus 311.000 Saat Lebaran
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau