Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bandara Internasional Komodo Kembali Beroperasi Selasa Pagi

Kompas.com, 8 Juli 2025, 10:10 WIB
Suci Wulandari Putri Chaniago,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

Sumber Kompas.com

KOMPAS.com  -  Sempat ditutup karena terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada Senin (7/7/2025), kini Bandara Internasional Komodo di Labuan Bajo kembali beroperasi mulai Selasa (8/7/2025) pagi.

"Benar, Bandara Internasional Komodo sudah beroperasi kembali," kata Tim Humas Bandara Internasional Komodo saat Kompas.com konfirmasi Selasa (8/7/2025) pagi.

Ia juga menyampaikan bahwa operasional penerbangan di Bandara Internasional Komodo Selasa pagi berjalan normal.

"Untuk saat ini (aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Komodo) normal. Pagi ini sudah ada pesawat AirAsia dari Denpasar landing (mendarat) di Labuan Bajo," terangnya.

Baca juga:

Melalui instagram resminya @bandarakomodo juga mengimbau kepada calon penumpang untuk memeriksa status penerbangan.

Pembukaan kembali operasional Bandara Internasional Komodo ini merujuk kepada Notam nomor C0907/25 NOTAMC C0903/25.

Sebelumnya dikutip dari Kompas.com (7/7/2025) penutupan Bandara Internasional Komodo pada Senin diumumkan Kepala Bandara Internasional Komodo, Ceppy Triono, yang menjelaskan bahwa status bandara saat ini adalah "closed" atau tutup.

“Sudah dikeluarkan NoTAM close Bandara dari pukul 18.00 WITA hingga besok pagi pukul 07.00 Wita,” ungkap Ceppy saat dikonfirmasi pada Senin (7/7/2025) sore.

Ceppy juga menambahkan bahwa aktivitas di Bandara Komodo sempat berjalan normal sejak pagi hingga siang hari sebelum penutupan diumumkan.

Baca juga:

Terbaru, Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami erupsi hingga Selasa (8/7/2025) pagi.

Diberitakan Kompas.com (8/7/2025) pos pengamat Gunung Lewotobi melaporkan pada periode pukul 00.00 Wita-06.00 Wita, terekam dua kali gempa letusan dengan amplitudo 7.4-14.8 mm dan durasi 63-191 detik.

Gunung Lewotobi Laki-laki meletus Selasa (8/7/2025) Dok. PGA Lewotobi Laki-laki Gunung Lewotobi Laki-laki meletus Selasa (8/7/2025)

“Teramati dua kali letusan dengan tinggi 4.000 meter dan warna asap kelabu,” ujar Emanuel Rofinus Bere, petugas Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki, Selasa pagi.

Secara visual, area gunung itu jelas hingga kabut 0-I. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal serta tinggi 800-1.000 meter di atas puncak kawah.

Pada periode yang sama, PGA Lewotobi Laki-laki mencatat adanya dua kali gempa guguran, amplitudo 7.4-44.4 mm, durasi 71-74 detik; satu kali embusan, amplitudo 2.2 mm, durasi 32 detik; satu kali low frequency, amplitudo 3.7 mm, durasi 20 detik.

Baca juga:

Kemudian, tiga kali vulkanik dalam, amplitudo 4.4-14.8 mm, S-P 1.8-2.3 detik, durasi 12-19 detik; dan dua kali tektonik jauh, amplitudo 4.4-29.6 mm, S-P 14-15 detik, durasi 51-63 detik.

Rofinus mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius enam hingga tujuh kilometer.

“Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya,” katanya. 

Ia mengatakan, saat ini tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada level IV awas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Travel Ideas
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Travel News
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Travel News
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Travel Ideas
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Travel Ideas
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Travel News
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
Travel News
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Travel News
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Travel News
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Travel News
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Travel News
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Travelpedia
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Travel News
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Travel News
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau