Penulis
KOMPAS.com - Jepang kini bukan hanya populer karena kuil, sushi, dan sakura, tetapi juga karena munculnya layanan babysitting yang ditujukan untuk turis asing yang membawa anak kecil selama liburan.
Tren ini mulai berkembang seiring dengan meningkatnya jumlah keluarga yang memasukkan Jepang sebagai tujuan liburan mereka pada 2024–2026, melansir The Straits Times.
Selama ini, banyak atraksi di Jepang seperti restoran omakase tradisional, museum seni, atau tempat wisata tertentu kurang ramah anak kecil karena aturan usia atau lingkungan yang tenang.
Layanan babysitting kini memberikan solusi bagi orang tua dani dirancang lebih fleksibel dibanding daycare lokal, dengan staf berbahasa asing dan sistem pemesanan yang bisa dilakukan sebelum keberangkatan.
Baca juga: Siap-siap Liburan Lagi, Ada Long Weekend di Januari, Februari, Maret 2026
Sejak diluncurkan pada 2025, beberapa perusahaan di Jepang mulai menawarkan layanan babysitting khusus untuk wisatawan internasional. Permintaan ini terutama datang dari keluarga yang ingin menjelajahi Jepang tanpa hambatan ketika bepergian dengan balita atau anak kecil.
Contoh yang menonjol adalah Synk Inc., sebuah perusahaan babysitting yang berbasis di Kamakura, Prefektur Kanagawa. Perusahaan ini fokus pada pelayanan bahasa asing, terutama penutur bahasa Inggris, sehingga memudahkan komunikasi antara babysitter dan keluarga luar negeri, melansir Travel And Tour World.
Synk telah menangani puluhan permintaan sejak awal beroperasi, termasuk penjemputan di hotel dan pengawasan anak selama beberapa jam.
Selain itu, perusahaan juga menyediakan kegiatan yang membuat anak tetap aktif dan terlibat, seperti jalan santai di alam, kunjungan ke tempat bermain lokal, dan aktivitas kreatif tradisional Jepang.
Baca juga: 5 Jalur Kereta Api Terindah di Indonesia: Panorama Alam dari Balik Jendela
Liburan bersama anak.Layanan babysitting untuk turis asing di Jepang biasanya bersifat fleksibel. Orang tua dapat memilih layanan berdasarkan kebutuhan mereka, misalnya babysitting di hotel ketika orang tua menikmati makan di restoran yang kurang cocok untuk anak.
Pengasuhan juga bisa dilakukan sambil anak melakukan kegiatan menarik seperti seni dan kerajinan atau belajar budaya Jepang atau dengan penitipan sementara saat orang tua berjalan-jalan sendiri atau mengikuti tur dewasa.
Synk dan penyedia lain seperti Poppins Corp. telah mulai merekrut babysitter yang fasih berbahasa asing untuk memenuhi permintaan ini.
Beberapa hotel besar, seperti Nagoya Marriott Associa Hotel, bahkan menyediakan sistem pemesanan online babysitter sebelum tiba di Jepang untuk kenyamanan wisatawan.
Data pemerintah Jepang menunjukkan bahwa jutaan turis asing berkunjung setiap tahun, termasuk puluhan ribu anak kecil umur empat tahun atau kurang.
Baca juga: Resep Telur Dadar Sayuran untuk Bekal Sekolah-Kantor, Cuma 10 Menit
Dengan jumlah kunjungan keluarga yang terus meningkat, Babysitting menjadi layanan yang semakin penting untuk memaksimalkan pengalaman liburan bersama keluarga.
Selain membantu orang tua melakukan aktivitas yang mungkin sulit dilakukan bersama anak kecil, seperti menikmati restoran mewah atau kunjungan ke galeri seni, layanan ini juga mendukung ekonomi lokal.