KOMPAS.com - Destinasi wisata religi di Malang menjadi pilihan tepat untuk dikunjungi selama bulan Ramadan.
Tak hanya menawarkan keindahan arsitektur, nilai sejarah yang melekat pada bangunan-bangunan tersebut juga mampu memperkuat keimanan.
Sebagai daerah dengan puluhan destinasi wisata, Malang selalu menjadi tujuan favorit wisatawan domestik maupun mancanegara setiap tahunnya.
Selain wisata alam dan kuliner, Malang juga memiliki sejumlah destinasi wisata religi dengan sejarah Islam yang menarik, baik untuk belajar maupun sekadar berkunjung dan berfoto.
Berikut beberapa wisata religi di Malang yang bisa dikunjungi saat bulan puasa.
Baca juga: 5 Theme Park di Malang-Batu, Cocok untuk Liburan Keluarga
Masjid Tiban MalangMasjid Tiban Turen berlokasi di Jalan K.H. Wahid Hasyim, Gang Anggur No.10, Desa Sananrejo, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.
Masjid berarsitektur indah ini kerap menjadi incaran wisatawan, terutama menjelang akhir pekan.
Perpaduan arsitektur Timur Tengah dengan sentuhan Turki, India, dan Mesir membuat banyak pengunjung datang untuk berfoto.
Dominasi aksen warna biru dan putih pada bangunan menjadikannya tampak mencolok di antara bangunan lain di sekitarnya.
Proses pembangunan yang berlangsung begitu cepat sempat memunculkan anggapan di kalangan warga bahwa masjid ini dibangun dengan bantuan jin, sehingga menambah daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Baca juga: Berkunjung ke Museum Biografi Nabi Muhammad di Mekkah, Wisata Religi Berteknologi Interaktif
Pintu masuk Makam Ki Ageng Gribig Makam Ki Ageng Gribig terletak di Jalan Ki Ageng Gribig Gang II, Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Ki Ageng Gribig dikenal sebagai tokoh penyebar agama Islam di wilayah Malang Raya.
Sosoknya sangat dihormati, sehingga makamnya kerap menjadi tujuan ziarah warga, terutama saat bulan Ramadan.