Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Yuk Wisata Anti-Mainstream di Bali, Selusur Hutan dan Pantai Pakai ATV

Kompas.com, 6 Maret 2026, 10:07 WIB
Fathia Ariana Salima,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Ketika membicarakan liburan ke Bali, gambaran yang sering kali terbesit di benak wisatawan adalah kekayaan budaya, keindahan panorama pantai, senja, hamparan sawah dan lanskap bawah laut yang memesona.

Namun, Pulau Dewata menawarkan lebih dari sekadar wisata alam yang memanjakan mata. Salah satu yang patut dicoba adalah bertualang dengan kendaraan all-terrain vehicle (ATV) untuk menjelajahi sisi lain Pulau Bali yang penuh tantangan, namun tetap menawarkan tamasya alam yang tidak terlupakan.

Di Ubud, misalnya, wisatawan dapat mengeksplorasi keindahan alam dan perdesaan dari atas ATV. Pengalaman ini akan terasa berbeda dengan jalan-jalan biasa.

Soal ATV, wisatawan pun tak perlu repot mencari persewaan yang tepercaya. Wisatawan dapat mengikuti tur ATV yang disediakan ATV Bali Quad Bike untuk mendapatkan pengalaman seru tersebut.

Ditemani oleh pemandu berpengalaman, kegiatan ATV Quad Biking dapat dirasakan oleh semua kalangan, baik pemula ataupun profesional, sehingga aktivitas ini cocok bagi pelancong yang berjiwa petualang.

Baca juga: Jelajah Hutan, Terowongan Alami, hingga Air Terjun Bersama ATV Bali Quad Bike

Tur Jungle ATV

Jungle ATV Bali adalah paket tur yang mengajak wisatawan untuk mengeksplorasi hutan bambu khas Ubud secara menyeluruh.

Selama 1,5 jam, pelancong akan melintasi trek berlumpur, sungai kecil, sawah, air terjun, hingga menyambangi terowongan dengan landmark patung Gorilla yang ikonik.

Tak hanya berbaur dengan alam Ubud, pelancong juga bisa berinteraksi langsung dengan budaya tradisional dan warga lokal Bali yang ramah.

Di akhir perjalanan yang melelahkan, pelancong pun dapat beristirahat sejenak sembari menikmati hidangan otentik Bali.

Baca juga: Kuber ATV Bali Tawarkan Sensasi Petualangan Malam Hari di Jalur Menantang Ubud

Selusur pantai

Selain tur Jungle ATV, ATV Bali Quad Bike juga menyediakan tur susur pantai dengan ATV. Berbeda dengan wahana Jungle ATV, ATV Bali on The Beach menawarkan pengalaman menelusuri desa nelayan, sawah, dan pantai pasir hitam memukau yang instagramable.

Mengawali perjalanan, wisatawan akan disambut hangat dengan welcome drink yang membuat suasana semakin akrab. Perjalanan kemudian dimulai dari Desa Tegal Mengkeb. Di sini, pelancong dapat merasakan suasana perdesaan Bali yang permai.

Setelah melewati desa, pelancong akan dibawa melintasi jalur yang dikelilingi dengan panorama sawah terasering dan kebun jagung yang membentang luas.

Terakhir, perjalanan ditutup dengan berkendara santai ditemani semilir angin di atas pasir hitam Pantai Kelecung.

Kombinasi mengendarai ATV dengan lanskap pantai dan sawah sepanjang mata memandang menjadikan kegiatan ini sebagai pilihan anti-mainstream untuk menghabiskan waktu di Bali bersama pasangan, teman, atau keluarga.

ATV Bali Quad Bike menawarkan paket tur susur Pantai Kelecung. (Dok. ATV Bali Quad bike)ATV Bali Quad Bike ATV Bali Quad Bike menawarkan paket tur susur Pantai Kelecung. (Dok. ATV Bali Quad bike)

Aman dan terjangkau

Sebagai penyedia wisata Bali yang telah berpengalaman selama tiga tahun, ATV Bali Quad Bike menghadirkan pengalaman wisata alam yang aman dengan protokol keselamatan lengkap.

Halaman:
Baca tentang


Terkini Lainnya
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Travel Ideas
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Travel News
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Travel News
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Travel Ideas
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Travel Ideas
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Travel News
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
Travel News
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Travel News
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Travel News
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Travel News
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Travel News
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Travelpedia
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Travel News
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Travel News
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau