JAKARTA, KOMPAS.com - Hong Kong terus membidik turis Muslim dari berbagai negara di Asia Tenggara.
Direktur Regional HKTB untuk Asia Tenggara, Liew Chian Jia (CJ), menyatakan bahwa dirinya melihat potensi besar pada segmen wisata Muslim, khususnya Indonesia dengan penduduk Muslim terbesar di dunia.
"Karena itu Hong Kong terus meningkatkan berbagai fasilitas ramah Muslim, seperti restoran halal, hotel ramah Muslim, fasilitas tempat shalat, serta panduan perjalanan khusus seperti Jelajah Hong Kong Muslim Guide," kata CJ saat dihubungi Kompas.com, Senin (9/3/2026).
Baca juga: Sasar Turis Muslim Indonesia, Afrika Selatan Tawarkan Fasilitas Ramah Muslim
Berbagai inisiatif dilakukan untuk memperkuat Hong Kong sebagai destinasi ramah Muslim di Asia, termasuk mengantongi penghargaan destinasi ramah Muslim terbaik ketiga di antara negara-negara non-OIC (Organisasi Kerja Sama Islam), dari Global Muslim Travel Index (GMTI) 2025.
Serta sebagai The Most Promising Muslim-Friendly Destination 2025 (destinasi ramah Muslim yang paling menjanjikan) di Halal in Travel Awards 2025 oleh CrescentRating.
Sejumlah institusi di Hong Kong juga telah mendapatkan pengakuan atas keunggulan mereka dalam meningkatkan pengalaman perjalanan bagi wisatawan Muslim, di antaranya hotel ramah Muslim terbaik tahun ini meliputi Kowloon Shangri-La Hong Kong dan The Mira Hong Kong.
Selanjutnya, atraksi ramah Muslim terbaik meliputi Ngong Ping 360 Limited dan pusat konvensi dan pameran ramah Muslim yakni Hong Kong Convention and Exhibition Centre.
Baca juga: Pariwisata Ramah Muslim: Bukan Mengubah Karakter Destinasi, tapi Meningkatkan Standar Layanan
Direktur Regional Hong Kong Tourism Board (HKTB) untuk Asia Tenggara, Liew Chian Jia (CJ), dalam pertemuan media di Jakarta, Kamis (5/3/2026).Hingga Maret 2026, Hong Kong memiliki 195 restoran bersertifikat halal dan berstatus milik muslim (Muslim-owned), yang diakreditasi oleh Incorporated Trustees of the Islamic Community Fund of Hong Kong (Dewan Pengawas).
Empat tempat makan bersertifikat halal terbaru di Hong Kong meliputi Lamma Rainbow
Seafood Restaurant, Cuisine Cuisine, PIN Cookies, dan Cookies Quartet.
"Tahun lalu, Hotel Kowloon Shangri-La, menghadirkan menu buka puasa dan tahun ini, mereka melanjutkan komitmen sebagai hotel ramah Muslim dengan menghadirkan kembali buffet buka puasa selama Ramadhan," ungkap CJ.
Baca juga: 10 Negara dengan Wisata Ramah Muslim 2025, Bisa Jadi Ide Liburan
Sebagai masjid terbesar di Hong Kong, Kowloon Mosque & Islamic Centre mampu menampung hingga 3.500 jamaah dan menjadi salah satu landmark utama di kawasan Tsim Sha Tsui, Hong KongSerta Masjid Ammar & Osman Ramju Sadick Islamic Centre yang mampu menampung lebih dari 1.500 jemaah dan fasilitas lengkap berupa area wudhu, ruang shalat khusus perempuan, serta berbagai fasilitas administrasi dan kegiatan komunitas.
Beberapa tempat wisata di Hong Kong juga dilengkapi dengan area shalat yang memudahkan pelancong Muslim untuk beribadah, seperti Hong Kong Disneyland, Ngong Ping 360, dan Ocean Park Hong Kong.
Pelancong Muslim bisa melihat panduan perjalanan khusus bertajuk "Jelajah Hong Kong Muslim Guide" untuk mengetahui lebih lengkap seputar spot wisata ramah Muslim.