UNGARAN, KOMPAS.com - Wahana flyboard di Dusun Semilir diminati pengunjung berbagai usia. Selain memacu adrenalin, wahana ini menjadi satu-satunya di Kabupaten Semarang.
Dengan didampingi instruktur berpengalaman, pengunjung bisa melakukan atraksi langsung di atas air. Mereka seolah menari di udara dengan berpatokan pada flyboard yang menyemburkan air.
Beberapa kali saat beratraksi di udara, mereka mendapat applause yang meriah dari penonton yang berada di Banyu Biru Stage.
Baca juga: Dusun Semilir Hadirkan Eid Moroccan Night, Sensasi Lebaran Ala Maroko di Semarang
Manuver ekstrem yang dimainkan antara lain backflip atau salto ke belakang, dolphin jumps atau lompatan lumba- lumba, hovering atau terbang dan melayang di udara, serta spinning atau gerakan berputar 360 derajat dan beberapa manuver ekstrem lainnya.
Manager Marketing Dusun Semilir, Anisa Ayu mengatakan flyboard di Dusun Semilir adalah yang pertama dan satu-satunya di Kabupaten Semarang.
"Wahana flyboard ini ada selama program Dusem in Harmony yang dihelat sampai 29 Maret 2026," ujarnya, Senin (23/3/2026).
Ia melanjutkan, target awal wahana ini memang pengunjung dewasa. Namun, ternyata yang bermain flyboard juga banyak dari anak-anak. Wahana ini buka sehari dua periode, yakni pukul 13.00-14.00 dan 16.00-17.00 WIB.
Dia mengatakan, murahnya tiket flyboard di Dusun Semilir menjadi salah satu daya tarik pengunjung mencoba wahana ekstrem tersebut. Di Bali, lanjutnya, biaya sewa berkisar Rp 500.000 hingga Rp 700.000.
Baca juga: Libur Lebaran, Bukit Cinta di Semarang Tambah Wahana Baru untuk Pikat Wisatawan
"Sementara di Dusun Semilir hanya Rp 125.000 dengan durasi main selama lima menit dan mendapat paket dokumentasi," ungkapnya.
Ayu mengatakan, meski saat ini mengalami peningkatan pengunjung, namun jumlah kenaikannya belum signifikan.
"Kenaikan baru 4-5 persen dibanding periode yang sama pada tahun lalu, kisaran 4.000 pengunjung per hari. Tapi kami tetap optimistis jumlah pengunjung selama periode lebaran bisa mencapai 60.000 orang, masih ada waktu sampai Minggu," paparnya.
Baca juga: 7 Wisata Sejarah di Kota Semarang, Sudah Ada yang dari Abad ke-17
Salah satu pengunjung, Riska Andri mengaku adanya wahana baru dan atraksi spesial pada menjadikan Dusun Semilir sebagai salah satu tujuan wisata yang semakin memiliki daya tarik.
"Ini semakin menarik karena wisatawan bisa mencoba wahana baru yang belum ada, ada pengalaman berwisata yang tidak didapat di tempat lain," kata dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang