Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Satu-satunya di Semarang, Flyboard Dusun Semilir Diminati Berbagai Usia

Kompas.com, 23 Maret 2026, 20:08 WIB
Dian Ade Permana,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

UNGARAN, KOMPAS.com - Wahana flyboard di Dusun Semilir diminati pengunjung berbagai usia. Selain memacu adrenalin, wahana ini menjadi satu-satunya di Kabupaten Semarang. 

Dengan didampingi instruktur berpengalaman, pengunjung bisa melakukan atraksi langsung di atas air. Mereka seolah menari di udara dengan berpatokan pada flyboard yang menyemburkan air. 

Beberapa kali saat beratraksi di udara, mereka mendapat applause yang meriah dari penonton yang berada di Banyu Biru Stage.

Baca juga: Dusun Semilir Hadirkan Eid Moroccan Night, Sensasi Lebaran Ala Maroko di Semarang

Manuver ekstrem yang dimainkan antara lain backflip atau salto ke belakang, dolphin jumps atau lompatan lumba- lumba, hovering atau terbang dan melayang di udara, serta spinning atau gerakan berputar 360 derajat dan beberapa manuver ekstrem lainnya.

Manager Marketing Dusun Semilir, Anisa Ayu mengatakan flyboard di Dusun Semilir adalah yang pertama dan satu-satunya di Kabupaten Semarang.

"Wahana flyboard ini ada selama program Dusem in Harmony yang dihelat sampai 29 Maret 2026," ujarnya, Senin (23/3/2026).

Ia melanjutkan, target awal wahana ini memang pengunjung dewasa. Namun, ternyata yang bermain flyboard juga banyak dari anak-anak. Wahana ini buka sehari dua periode, yakni pukul 13.00-14.00 dan 16.00-17.00 WIB. 

Dia mengatakan, murahnya tiket flyboard di Dusun Semilir menjadi salah satu daya tarik pengunjung mencoba wahana ekstrem tersebut. Di Bali, lanjutnya, biaya sewa berkisar Rp 500.000 hingga Rp 700.000.

Baca juga: Libur Lebaran, Bukit Cinta di Semarang Tambah Wahana Baru untuk Pikat Wisatawan

"Sementara di Dusun Semilir hanya Rp 125.000 dengan durasi main selama lima menit dan mendapat paket dokumentasi," ungkapnya. 

Pengunjung di Dusun Semilir saat libur Lebaran 2026

Ayu mengatakan, meski saat ini mengalami peningkatan pengunjung, namun jumlah kenaikannya belum signifikan.

"Kenaikan baru 4-5 persen dibanding periode yang sama pada tahun lalu, kisaran 4.000 pengunjung per hari. Tapi kami tetap optimistis jumlah pengunjung selama periode lebaran bisa mencapai 60.000 orang, masih ada waktu sampai Minggu," paparnya. 

Baca juga: 7 Wisata Sejarah di Kota Semarang, Sudah Ada yang dari Abad ke-17

Salah satu pengunjung, Riska Andri mengaku adanya wahana baru dan atraksi spesial pada menjadikan Dusun Semilir sebagai salah satu tujuan wisata yang semakin memiliki daya tarik.

"Ini semakin menarik karena wisatawan bisa mencoba wahana baru yang belum ada, ada pengalaman berwisata yang tidak didapat di tempat lain," kata dia. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Travel Ideas
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Travel News
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Travel News
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Travel Ideas
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Travel Ideas
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Travel News
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
Travel News
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Travel News
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Travel News
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Travel News
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Travel News
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Travelpedia
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Travel News
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Travel News
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau