Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dihibur Musik Tongtong, 1.000 Tiket Ludes Terjual di Pantai Talang Siring Pamekasan

Kompas.com, 25 Maret 2026, 15:00 WIB
Fathor Rahman,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Memasuki hari ketiga Idul Fitri, Selasa (24/3/2026), Pantai Talang Siring di Desa Montok, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur ramai dikunjungi warga. 

Pengunjung berdatangan dan dihibur musik tong tong, musik khas Pamekasan, Madura. Kelompok musik tradisional dengan dekorasi menarik menyuguhkan hiburan tersendiri bagi wisatawan, maupun masyarakat setempat.

Pantai ini menjadi pilihan favorit untuk keluarga saat libur Lebaran. Mereka bisa menikmati berbagai wahana mainan anak-anak, termasuk mewarnai gambar.

Suasana sejuk di bawah pohon cemara, pantai Talang Siring menawarkan wisata alam yang indah di pinggiran Kota Pamekasan. Jaraknya kurang lebih 20-30 menit dari Kota Oamkwasa ke arah Kabupaten Sumenep.

Baca juga: 5 Wisata di Pamekasan Jawa Timur, Ada Api Tak Kunjung Padam

Untuk bisa menikmati pemandangan indah, pengunjung hanya membayar Rp 5.000 untuk tiket masuk. Mereka bisa menikmati fasilitas di dalamnya seharian.

"Di sini ada hiburannya. Kita berkumpul dengan keluarga dan menikmati musik tong-tong," kata Sulistiawati (36) salah satu pengunjung.

Dikatakan, ada beberapa gazebo yang bisa menjadi tempat keluarga. Sebagian pengunjung juga bisa duduk di tepi pantai yang memanjang.

"Di sisi barat kita bisa melihat hutan mangrove, di sisi timur ada perahu nelayan yang juga menjadi pemandangan menarik di tepi pantai," katanya.

Pengunjung Talang Siring, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur dihibur musik tong tong khas Madura, Selasa (24/3/2026)KOMPAS.COM/Fathor Rahman Pengunjung Talang Siring, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur dihibur musik tong tong khas Madura, Selasa (24/3/2026)
Sulis mengaku, pengunjung Talang Siring tidak seramai dulu saat ia kecil.

Dulu, tidak hanya kendaraan roda empat dan roda dua yang datang. Perahu nelayan dari pesisir datang membawa keluarga ke Pantai Talang Siring.

Wakil Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Wijaya Kusuma, Kholifatus Zahroh mengaku jumlah pengunjung masih tetap banyak, meski sempat terkendala hujan pada H+1 pada Minggu (22/3/2026).

"Kita menarget H+1 bisa terjual 1.000 tiket, tapi hanya terjual 600 tiket. Karena saat pagi hari terjadi hujan," kata dia.

Baca juga: 33 Tempat Wisata di Madura, Ada Pantai dan Bukit Kapur

Pada H+2 tiket terjual sekitar 300 lebih. Pengunjung memang mulai berkurang pada hari ketiga pasca lebaran setiap tahun.

"Kalau dengan hari ini sudah 1000 tiket lebih. Tapi kami belum merekap penjualan khusus hari ini," ucap dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Travel Ideas
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Travel News
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Travel News
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Travel Ideas
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Travel Ideas
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Travel News
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
Travel News
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Travel News
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Travel News
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Travel News
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Travel News
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Travelpedia
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Travel News
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Travel News
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau