Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sosok Theodore, Anak 7 Tahun dengan IQ 154, Kuliah Kimia di NTU Singapura

Kompas.com, 1 November 2025, 12:14 WIB
Sandra Desi Caesaria,
Ayunda Pininta Kasih

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Baru-baru ini sosok Theodore Kwan viral di media sosial. Ia terkenal, karena menjadi mahasiswa Nanyang Technological University (NTU).

Menariknya ia masih berusia tujuh tahun dan memiliki IQ sebesar 154. Padahal, anak-anak yang berusia sama seperti Theodore masih duduk di bangku kelas 1 SD.

Mata kuliah yang diambil Theodore juga termasuk sulit. Yaitu kelas kuliah kimia dasar yang diajar Dr. Sumod Pullarkat.

Selama di kelas dia duduk bersama teman-temannya, yang tentunya lebih dewasa. Temannya antara lain mahasiswa bernama Tianya, Constance Han, dan Samuel Chew.

Theodore menjadi mahasiswa NTU sejak bulan Agustus 2025 dan sekitar tiga kali seminggu ia masuk kelas.

Selama kuliah ia juga membawa perlengkapan kuliah seperti mahasiswa pada umumnya. Ada tablet, catatan, botol air.

Baca juga: Sosok Theodore, Usia 7 Tahun Punya IQ 154 dan Ikut Kuliah Kelas Kimia di NTU

Didampingi oleh Ibu atau ayahnya, Theodore Kwan kuliah selama satu hingga dua jam, sebagai tamu dosen senior Dr Sumod Pullarkat.

Theodore bukan mahasiswa resmi yang terdaftar di NTU dan dia juga tidak mengikuti sesi laboratorium kimia atau mengikuti tes masuk kampus.

Dia ada di sana murni untuk mempelajari konsep-konsep kimia tingkat lanjut yang membuatnya penasaran. Seperti teori orbital molekul, yang menjelaskan perilaku elektron.

Sementara NTU sendiri adalah kampus yang terkenal dengan sistem pembelajaran STEM terbaik di dunia.

Pada level dunia, ia menduduki posisi nomor 12 kampus terbaik di dunia. Di level Asia, kampus ini masuk peringkat tiga terbaik Asia versi QS WUR 2026.

Baca juga: Kisah Anggito 7 Tahun Kuliah S1, Jadi Kurir Shopeefood untuk Biaya Studi

Anak dari ibu yang juga calon profesor kedokteran

Dengan tingkat kecerdasan seperti ini, ia bahkan menjadi peserta termuda di Singapura yang meraih nilai A untuk ujian Kimia dalam International General Certificate of Secondary Education (IGCSE), ujian setara O Levels, yang ia ikuti saat berusia enam tahun 10 bulan.

Theodore juga memegang lima rekor penting di Singapura, termasuk satu rekor sebagai orang pertama dan termuda yang mendapatkan nilai sempurna dalam olimpiade sains.

Ternyata kecerdasan Theodore menurun dari sang ibu.

Ibu Theodore bernama Crystal Tang, adalah mahasiswa PhD atau setara S3 di sekolah kedokteran NTU.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau