Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

11 Sekolah Rakyat Tahap II Dibangun di Jawa Tengah, Ini Lokasinya

Kompas.com, 18 Februari 2026, 09:03 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Provinsi Jawa Tengah yang tersebar di 11 kabupaten/kota sebagai upaya penyediaan infrastruktur pendidikan yang layak dan berkualitas.

Sebanyak 11 lokasi tersebut terbagi dalam dua wilayah pelaksanaan. Untuk Jawa Tengah 1 meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Brebes, Wonosobo, dan Temanggung.

Sementara Jawa Tengah 2 mencakup Kabupaten Jepara, Pati, Rembang, Sragen, Sukoharjo, serta Kota Semarang.

Menteri PU Dody Hanggodo pun telah meninjau kesiapan akses konstruksi pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Kabupaten Brebes.

Peninjauan difokuskan pada rencana pembangunan jembatan darurat tipe bailey sebagai akses pengangkutan material, mengingat lokasi sekolah berada di dekat Sungai Pemali dan berbatasan dengan Jalan Raya Brebes.

Baca juga: Penyelesaian Sekolah Rakyat di DKI Dipercepat, Maju Jadi Akhir Juni

Untuk lokasi Brebes, pekerjaan awal telah dimulai melalui striping lahan serta penyeberangan alat berat menggunakan ponton melintasi Sungai Pemali.

Namun, kelanjutan konstruksi masih menunggu keputusan terkait penyediaan jembatan darurat.

Kementerian PU tengah mematangkan alternatif percepatan agar pembangunan tetap berjalan sesuai target.

“Kementerian PU memastikan fasilitas pendidikan Sekolah Rakyat dibangun secara cepat, tepat, dan berkualitas agar segera dimanfaatkan masyarakat,” ujar Dody, Selasa (17/2/2026).

Progres Sekolah Rakyat di Jawa Tengah

Berdasarkan laporan progres minggu ke-11 periode 2–8 Februari 2026, progres fisik pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Tengah 1 mencapai 2,717 persen. Sedangkan di Jawa Tengah 2 sebesar 6,337 persen.

Progres tertinggi berada di Temanggung dengan capaian 30,05 persen.

Sekolah Rakyat Tahap II dibangun permanen di atas lahan seluas 5 hektar–10 hektar yang disiapkan pemerintah daerah.

Setiap lokasi akan dilengkapi ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan, perpustakaan, pusat pembelajaran digital, asrama siswa dan guru, kantin sehat, klinik, lapangan olahraga, ruang ekstrakurikuler, serta ruang terbuka hijau.

Secara nasional, Sekolah Rakyat Tahap II dibangun di 104 lokasi pada 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota dengan target menampung 112.320 siswa dalam 3.744 rombongan belajar.

Baca juga: Sekolah Rakyat Rp 1,165 Triliun Dibangun di Lima Lokasi Jawa Timur

Kementerian PU bersama pemerintah daerah terus melakukan koordinasi untuk mempercepat penyelesaian 11 Sekolah Rakyat Tahap II di Jawa Tengah agar dapat segera dimanfaatkan guna mendukung pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau