JAKARTA, KOMPAS.com - Optimalisasi fasilitas dan layanan operasional dilakukan PT Hakaaston atau HKA di empat wilayah jalan tol selama masa arus mudik hingga balik Lebaran 2026 untuk menjaga kelancaran perjalanan pengguna jalan.
Sepanjang periode tersebut, HKA memperkuat fokus operasional pada kelancaran transaksi di gerbang tol serta kualitas pelayanan di seluruh ruas yang dikelola.
Sebagai operator, HKA memastikan fungsi gardu tol, kesiagaan tim patroli, hingga keandalan fasilitas pendukung berada dalam kondisi optimal.
Upaya ini dilakukan untuk meminimalkan hambatan perjalanan, terutama di titik-titik vital yang dilalui pemudik.
Koordinasi di setiap wilayah operasional juga ditingkatkan agar arus kendaraan tetap mengalir lancar.
Baca juga: Libur Lebaran, Work From Anywhere Terbukti Efektif Urai Kepadatan di Jalan Tol
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama HKA M Rozi Rinjayadi mengatakan, pihaknya terus memantau kondisi lalu lintas secara real-time untuk mengantisipasi kepadatan di sejumlah titik.
“Selama masa mudik dan arus balik ini, kami melakukan pemantauan data lalu lintas secara real-time untuk memetakan lokasi sibuk. Sehingga, penempatan personel tambahan dan unit Mobile Reader dapat dilakukan dengan sigap,” ujar dia, Jumat (27/3/2026).
Menurut dia, langkah tersebut difokuskan untuk memastikan layanan di jalur maupun gerbang tol tidak menjadi kendala bagi pemudik.
Berdasarkan data operasional, kesiagaan HKA terlihat dari kemampuan mengantisipasi lonjakan volume lalu lintas di empat wilayah utama.
Di wilayah Sumatera Utara, Ruas Tol Medan–Binjai mencatat kenaikan kendaraan masuk sekitar 120 persen di Gerbang Tol (GT) Stabat pada 23 Maret 2026.
Kondisi ini diantisipasi melalui pengoperasian gardu tol secara maksimal, terutama saat jam puncak.
Sementara itu, di wilayah Sumatera Bagian Tengah pada Ruas Pekanbaru–XIII Koto Kampar, HKA menyiagakan personel tambahan di GT Sungai Pinang pada 25 Maret untuk mempercepat proses transaksi di tengah peningkatan volume kendaraan.
Di Sumatera Bagian Selatan, Ruas Bakauheni–Terbanggi Besar melalui Gerbang Tol Itera Kotabaru mencatat kenaikan kendaraan keluar sebesar 86 persen pada 24 Maret.
Titik ini menjadi akses utama dari arah pelabuhan, sehingga kesiapan petugas menjadi faktor penting menjaga kelancaran arus menuju Palembang.
Adapun di wilayah Jabodetabek, pada Ruas Tol JORR-S, HKA menjaga keandalan alat transaksi di GT Cilandak Utama 2.
Baca juga: Ingat Lagi, Truk Besar Dilarang Lewat Jalan Tol pada 13-29 Maret 2026
Meski kenaikan volume tercatat sekitar 5 persen pada 21 Maret, jumlah kendaraan yang tinggi tetap menuntut kesiapan fasilitas dan ketelitian petugas.
HKA menyatakan akan terus menyiagakan layanan operasional dan personel di seluruh ruas tol kelolaannya hingga periode Lebaran 2026 berakhir, guna memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman dan nyaman.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang