Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sungai Babakan di Brebes Meluap, Tanggap Darurat Dilakukan

Kompas.com, 28 Maret 2026, 12:30 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melaksanakan penanganan darurat terhadap banjir yang melanda Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah akibat luapan Sungai Babakan menyusul hujan deras dengan intensitas tinggi di wilayah hulu.

Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan, langkah cepat difokuskan pada pemulihan akses dan penanganan dampak di lapangan agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali berjalan.

“Konektivitas adalah urat nadi aktivitas sosial dan ekonomi. Dalam kondisi bencana, yang paling utama adalah memastikan akses tetap terbuka agar penanganan darurat, distribusi bantuan, dan mobilitas warga dapat berjalan. Kementerian PU hadir untuk memastikan konektivitas itu segera pulih,” tutur dia, Jumat (27/3/2026).

Kementerian PU melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung telah melakukan sejumlah langkah tanggap darurat.

Baca juga: Mau Bangun Rumah Dekat Sungai? Ketahui Dulu Aturannya

Ini di antaranya normalisasi di sejumlah ruas sungai, perkuatan tebing menggunakan bronjong dan metode bio-engineering, serta pemompaan untuk mempercepat surutnya genangan.

Upaya ini juga didukung dengan pengerahan mobile flood pump dan pemantauan intensif di lapangan. Saat ini, kondisi banjir dilaporkan telah berangsur surut.

Curah Hujan Tinggi

Banjir terjadi akibat meningkatnya debit aliran Sungai Babakan yang dipengaruhi curah hujan tinggi di wilayah hulu, khususnya di sekitar Bendung Cisadap.

Ketinggian muka air (TMA) Sungai Babakan di hulu Ketanggungan tercatat mencapai elevasi 5,50, jauh di atas elevasi normal 3,00.

Kondisi ini diperparah oleh adanya sedimentasi di beberapa segmen sungai yang mengurangi kapasitas aliran, terutama pada kawasan yang berdekatan dengan permukiman dan jaringan jalan.

Dampak banjir tercatat sekitar 300 kepala keluarga (KK) terdampak serta sekitar 200 hektar lahan persawahan terendam.

Genangan juga terjadi di ruas Jalan Jenderal Sudirman di Kecamatan Ketanggungan yang merupakan bagian dari jalur mudik Lebaran sepanjang kurang lebih 2 kilometer, sehingga dilakukan rekayasa dan pengalihan arus.

Penanganan Lanjutan

Untuk penanganan lanjutan, Kementerian PU menyiapkan langkah jangka menengah berupa perkuatan tebing sungai serta pembangunan kolam retensi di sejumlah titik strategis melalui program Flood Management in North Java Project (FMNJP).

Baca juga: Mitigasi Jalur Mudik dari Banjir, Menteri PU Instruksikan Posko Bersama

Sementara itu, dalam jangka panjang direncanakan peningkatan Bendung Cisadap menjadi bendung gerak dengan konsep long storage untuk meningkatkan kapasitas pengendalian banjir dan mereduksi puncak debit di wilayah tersebut.

Kementerian PU akan terus memperkuat keandalan infrastruktur sumber daya air serta meningkatkan upaya mitigasi bencana banjir demi melindungi masyarakat dan menjaga kelancaran aktivitas ekonomi, termasuk pada periode mobilitas tinggi seperti arus mudik dan balik Lebaran.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau