Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sejarah Paskah: Dari Pembebasan Perbudakan hingga Kebangkitan Kristus

Kompas.com, 17 April 2025, 12:00 WIB
Silmi Nurul Utami

Penulis

KOMPAS.com - Jika kamu pernah bertanya-tanya apa yang dimaksud dengan hari Paskah, jawabannya jauh lebih mendalam daripada sekadar perayaan keagamaan tahunan.

Paskah adalah kisah tentang kebebasan, pengorbanan, dan harapan, sebuah perjalanan iman yang dimulai dari zaman Musa hingga puncaknya dalam kebangkitan Yesus Kristus.

Sejarah Paskah dimulai dari pembebasan bangsa Israel dari perbudakan Mesir dan digenapi dalam kematian serta kebangkitan Yesus Kristus sebagai simbol penebusan umat manusia.

Untuk mengetahuinya, yuk kita simak penjelasan tentang sejarah Paskah di bawah ini!

Baca juga: Jadwal Paskah 2025: Makna, Tanggal Penting, dan Tradisi

Awal mula paskah: pembebasan perbudakan Israel dari Mesir

Menurut Irmayanti Yusak dalam Makalah Teologi Perjanjian Lama "Studi Hermenutik tentang Perayaan Paskah berdasarkan Keluaran 12 (2019),selama 400 tahun bangsa Israel hidup sebagai budak di bawah kekuasaan Firaun Mesir.

Mereka diperlakukan dengan kejam dan kehilangan identitas sebagai bangsa yang merdeka.

Namun, Allah tidak tinggal diam. Ia memanggil Musa untuk memimpin pembebasan mereka. Melalui serangkaian tulah yang mengguncang Mesir, Tuhan menunjukkan kuasa-Nya.

Tulah kesepuluh menjadi puncaknya, yaitu kematian anak sulung di setiap rumah orang Mesir.

Untuk menghindari murka ini, Tuhan memerintahkan setiap keluarga Israel menyembelih anak domba tanpa cacat, mengoleskan darahnya di tiang pintu, dan memakan dagingnya bersama roti tanpa ragi.

Saat malam itu tiba, malaikat maut “melewati” rumah-rumah yang bertanda darah. Dari sinilah istilah Paskah, yang dalam bahasa Ibrani berarti melewati, berasal.

Baca juga: Alasan Mesir Disebut Sebagai Hadiah dari Sungai Nil

Hari raya Paskah memperingati peristiwa ini sebagai simbol pembebasan bangsa Israel dari perbudakan Mesir. Ini bukan hasil usaha manusia semata, tapi sepenuhnya karya penyelamatan dari Allah sendiri.

Sejak saat itu, Paskah dirayakan setiap tahun oleh bangsa Israel sebagai salah satu pesta keagamaan terbesar dan paling suci. Ini adalah momen sakral yang mengingatkan mereka akan kuasa Tuhan yang sanggup menyelamatkan.

Penggenapan paskah dalam perjanjian baru

Namun, makna Paskah tidak berhenti di Mesir. Dalam Perjanjian Baru, peristiwa ini mendapat arti yang jauh lebih dalam dan bersifat profetik.

Menurut Yayasan Lembaga SABDA Ministry Learning Center dalam Memahami Makna Paskah (2024), Paskah menjadi simbol penebusan yang digenapi dalam pribadi Yesus Kristus.

Yesus disebut sebagai Anak Domba Paskah, yang mengorbankan diri-Nya untuk menebus dosa umat manusia. Rangkaian peristiwa menjelang kematian-Nya sangat erat dengan simbol-simbol Paskah:

  • Yesus masuk ke Yerusalem naik keledai, seperti nubuat Nabi Zakharia, disambut sebagai Raja Damai.
  • Ia menyucikan Bait Allah, menandakan bahwa Ia adalah Imam Besar yang sejati.
  • Yesus merayakan Perjamuan Paskah terakhir bersama murid-murid-Nya di ruang atas Yerusalem, di mana Ia membasuh kaki mereka dan mengajarkan kasih serta kerendahan hati.
  • Saat itu pula, Ia menyatakan bahwa roti adalah tubuh-Nya, dan anggur adalah darah-Nya, simbol pengorbanan yang akan segera Ia jalani.
  • Yudas mengkhianati-Nya di Getsemani, dan Yesus ditangkap serta diadili tanpa kesalahan.
  • Akhirnya, Yesus disalibkan di Bukit Golgota, tepat ketika domba Paskah disembelih di Bait Allah, menggenapi nubuat bahwa Dia adalah korban sejati bagi dosa dunia.

Baca juga: Mengapa Peringatan Kematian Yesus Dinamakan Jumat Agung?

Halaman:

Terkini Lainnya
25 Jurusan Sepi Peminat di UGM dan UNY untuk UTBK SNBT 2026, Peluang Emas Bagi Calon Mahasiswa 
25 Jurusan Sepi Peminat di UGM dan UNY untuk UTBK SNBT 2026, Peluang Emas Bagi Calon Mahasiswa 
Skola
15 Jurusan Sepi Peminat di UNAIR untuk Acuan SNBT 2026: Peluang Emas Bagi Calon Mahasiswa
15 Jurusan Sepi Peminat di UNAIR untuk Acuan SNBT 2026: Peluang Emas Bagi Calon Mahasiswa
Skola
35 Contoh Soal TKA Matematika SD Kelas 6 dan Pembahasannya Untuk Latihan 
35 Contoh Soal TKA Matematika SD Kelas 6 dan Pembahasannya Untuk Latihan 
Skola
35 Contoh Soal TKA Matematika SMP dan Pembahasan, Tryout 2026
35 Contoh Soal TKA Matematika SMP dan Pembahasan, Tryout 2026
Skola
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 147 Kurikulum Merdeka, Puisi Diafan dan Prismatis
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 147 Kurikulum Merdeka, Puisi Diafan dan Prismatis
Skola
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 130 Kurikulum Merdeka, Teks “Smong”
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 130 Kurikulum Merdeka, Teks “Smong”
Skola
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 172 Kurikulum Merdeka, Teks Pidato OSIS
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 172 Kurikulum Merdeka, Teks Pidato OSIS
Skola
Jam Berapa Pengumuman SNBP 2026? Ini Jadwal Resmi, Link Cek Hasil, dan Cara Melihatnya
Jam Berapa Pengumuman SNBP 2026? Ini Jadwal Resmi, Link Cek Hasil, dan Cara Melihatnya
Skola
30 Soal TKA Bahasa Indonesia SD Kelas 6 dan Pembahasan, Latihan Ujian 2026
30 Soal TKA Bahasa Indonesia SD Kelas 6 dan Pembahasan, Latihan Ujian 2026
Skola
40 Soal TKA SMP Kelas 9 Bahasa Indonesia dan Matematika serta Pembahasan Lengkap untuk Latihan Ujian 2026
40 Soal TKA SMP Kelas 9 Bahasa Indonesia dan Matematika serta Pembahasan Lengkap untuk Latihan Ujian 2026
Skola
Simulasi TKA SD Kelas 6 dan SMP 2026: Link Resmi Pusmendik dan Cara Aksesnya 
Simulasi TKA SD Kelas 6 dan SMP 2026: Link Resmi Pusmendik dan Cara Aksesnya 
Skola
40 Ucapan Selamat Jumat Agung 2026 Penuh Makna dan Menyentuh Hati
40 Ucapan Selamat Jumat Agung 2026 Penuh Makna dan Menyentuh Hati
Skola
Kapan Kamis Putih 2026? Ini Makna dan Peristiwa Pentingnya
Kapan Kamis Putih 2026? Ini Makna dan Peristiwa Pentingnya
Skola
Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Ini Makna dan Hubungannya dalam Iman Kristiani
Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Ini Makna dan Hubungannya dalam Iman Kristiani
Skola
Jumat Agung 2026 Tanggal Berapa? Ini Maknanya 
Jumat Agung 2026 Tanggal Berapa? Ini Maknanya 
Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau