KOMPAS.com - Di sebagian besar negara, masyarakat cenderung memandang sesama warga negaranya sebagai pribadi yang bermoral. Hanya Amerika Serikat (AS) yang berbeda.
Dalam survei Pew Research Center tahun 2025, AS menjadi satu-satunya negara di mana mayoritas responden menilai bahwa warga negaranya tidak bermoral.
Grafik berikut menampilkan peringkat 25 negara berdasarkan persentase responden yang menilai masyarakat di negaranya bermoral. Data ini bersumber dari Survei Sikap Global Musim Semi 2025 yang dilakukan Pew Research Center.
Hasil survei menunjukkan bahwa Kanada dan Indonesia menempati posisi teratas. Masing-masing 92 persen responden percaya bahwa sesama warga negara mereka bermoral.
Meski sama-sama 92 persen, Kanada sedikit lebih unggul karena hanya 7 persen responden yang menilai warganya tidak bermoral, dibandingkan 8 persen di Indonesia.
Lantas, negara mana saja yang memiliki tingkat kepercayaan terhadap moralitas masyarakat tertinggi di dunia?
Baca juga: Filipina Resmi Umumkan Darurat Energi Imbas Konflik Iran-AS, Apakah Indonesia Masih Aman?
Data dari Pew Research Center dalam Spring 2025 Global Attitudes Survey menunjukkan bagaimana masyarakat di berbagai negara memandang moralitas sesama warganya.
Hasilnya memperlihatkan perbedaan yang cukup mencolok antarnegara.
Di posisi teratas, Kanada dan Indonesia sama-sama mencatat angka tertinggi, yakni 92 persen responden menilai sesama warga mereka bermoral.
Angka ini menunjukkan tingkat kepercayaan sosial yang sangat tinggi di kedua negara.
Di bawahnya, India dan Swedia menyusul dengan 88 persen, diikuti Australia (85 persen). Kemudian, Jepang dan Meksiko berada di angka 83 persen, serta Inggris di 82 persen.
Selanjutnya, Belanda mencatat 80 persen, disusul Korea Selatan (78 persen).
Sebaliknya, AS menjadi satu-satunya negara dalam survei ini dengan mayoritas penduduk yang menganggap warga senegaranya tidak bermoral.
Laporan ini memberikan gambaran yang komprehensif mengenai bagaimana persepsi sosial dan kepercayaan publik terbentuk di berbagai lapisan masyarakat global.
Baca juga: Iran Luncurkan Rentetan Rudal ke Israel dan Pangkalan AS, Kuwait hingga Bahrain Siaga
Berikut adalah rincian data persentase responden dari berbagai belahan dunia yang menilai warga negaranya bermoral dan tidak bermoral, diurutkan dari persepsi positif tertinggi:
Baca juga: Iran Bantah Negosiasi dengan AS, Peringatkan Negara Sekutu Bisa Jadi Musuh
Dari tingkat kepercayaan sosial yang tinggi di Kanada dan Indonesia hingga skeptisisme yang muncul di Amerika Serikat, data ini mencerminkan bagaimana nilai, budaya, dan pengalaman sosial membentuk pandangan kita terhadap sesama.
Dengan memahami persepsi ini, kita bisa lebih menghargai keragaman sosial sekaligus menyadari pentingnya membangun kepercayaan dan solidaritas di masyarakat, tak peduli di negara mana kita tinggal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang