Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berapa Harga BBM di Indonesia Saat Ini? Berikut Daftar Rinciannya

Kompas.com, 30 Maret 2026, 20:00 WIB
Aditya Priyatna Darmawan,
Albertus Adit

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Dunia tengah dihadapkan oleh krisis energi yang diakibatkan oleh perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Perang di Timur Tengah tersebut pecah sejak 28 Februari 2026 yang dimulai oleh serangan koalisi AS-Israel ke Iran.

Iran pun memblokir Selat Hormuz yang menjadi jalur utama minyak global dari negara-negara Teluk seperti Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), bahkan Arab Saudi.

Hal tersebut menyebabkan pasokan minyak terhambat dan harga bahan bakar pun melambung tinggi secara global.

Akibatnya, beberapa negara mengeluarkan berbagai kebijakan dalam menanggapi kondisi itu, seperti menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Baca juga: Jepang Terima Minyak Mentah Timur Tengah Pertama sejak Perang Iran Vs AS-Israel Pecah

Salah satu negara yang menaikkan harga BBM akibat konflik Timur Tengah adalah Thailand.

Dikutip dari BangkokPost, Kamis (30/3/2026), harga bensin dan solar di Thailand naik sekitar enam baht per liter (sekitar Rp 3.100) mulai Kamis (26/3/2026) pagi.

Di SPBU PTT, harga naik menjadi 38,94 baht per liter untuk solar berkecepatan tinggi dan 54,64 baht untuk solar premium B7.

Kemudian 40,68 baht per liter untuk bensin gasohol 91. Harga 41,05 baht untuk gasohol 95. 36,05 baht untuk gasohol E20, 32,79 baht untuk gasohol E85. Serta 52,04 baht untuk gasohol 95 premium, dan 49,64 baht untuk bensin 95.

Lantas, berapa harga BBM di Indonesia saat ini? Apakah mengalami perubahan, penyesuaian, atau kenaikan?

Baca juga: Presiden Iran Komentari Demo “No Kings”, Sebut Warga AS Marah pada “Israel First”

Daftar harga BBM Pertamina

Pemerintah Indonesia maupun Pertamina hingga kini belum mengumumkan perubahan harga BBM.

Terakhir kali, penyesuaian harga BBM Pertamina terjadi pada 1 Maret 2026 lalu. Biasanya, perubahan atau penyesuaian harga BBM diumumkan setiap awal bulan.

Merujuk laman resmi Pertamina, berikut ini rincian harga BBM per 30 Maret 2026:

Harga Pertalite per liter

  • Rp 10.000: Seluruh Indonesia.

Harga Biosolar per liter

  • Rp 6.800: Seluruh Indonesia.

Baca juga: Trump Akhirnya Akui Incar Minyak Iran, Seperti Apa Skenario Operasinya?

Harga Pertamax per liter

  • Rp 11.550: Free Trade Zone (FTZ) Sabang
  • Rp 11.750: Free Trade Zone (FTZ) Batam
  • Rp 12.300: Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat
  • Rp 12.600: Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat Daya
  • Rp 12.900: Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara.

Baca juga: Perang AS-Israel Vs Iran Sudah Picu Emisi 5 Juta Ton CO2, Jadi Ancaman Iklim Global

Harga Pertamax Turbo per liter

  • Rp 12.400: Free Trade Zone (FTZ) Batam
  • Rp 13.100: Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat
  • Rp 13.350: Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Papua
  • Rp 13.650: Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara.

Harga Pertamax Green 95

  • Rp 12.900: Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta , Jawa Timur.

Baca juga: Iran: Soal Selat Hormuz, Dunia Silakan Minta Pertanggungjawaban ke AS dan Israel

Harga Pertamina Dex per liter

  • Rp 13.800: Free Trade Zone (FTZ) Batam
  • Rp 14.500: Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat
  • Rp 14.800: Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Papua Barat, Papua Barat Daya
  • Rp 15.100: Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara.

Baca juga: Iran Peringatkan AS: Invasi Darat Berakhir Jadi Makanan Hiu di Teluk Persia

Harga Dexlite per liter

  • Rp 13.250: Free Trade Zone (FTZ) Sabang
  • Rp 13.450: Free Trade Zone (FTZ) Batam
  • Rp 14.200: Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat
  • Rp 14.500: Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat Daya
  • Rp 14.800: Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara.

Baca juga: Iran Siapkan RUU Keluar dari Perjanjian Nuklir Dunia, Apa yang Terjadi jika Disahkan?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
10 Orang Terkaya di Dunia Awal April 2026 Versi Forbes, Kekayaan Elon Musk Rp 13.862 triliun
10 Orang Terkaya di Dunia Awal April 2026 Versi Forbes, Kekayaan Elon Musk Rp 13.862 triliun
Tren
Ancaman Nyata Pesisir Utara Jawa: Pekalongan, Semarang, Jakarta Bisa Tenggelam
Ancaman Nyata Pesisir Utara Jawa: Pekalongan, Semarang, Jakarta Bisa Tenggelam
Tren
Berlaku 1 April 2026, Ini 7 Aturan Baru Transformasi Budaya Kerja, WFH ASN hingga Efisiensi Perjalanan Dinas
Berlaku 1 April 2026, Ini 7 Aturan Baru Transformasi Budaya Kerja, WFH ASN hingga Efisiensi Perjalanan Dinas
Tren
Resmi Berlaku 1 April 2026, Ini Batas Pembelian BBM Subsidi per Kendaraan
Resmi Berlaku 1 April 2026, Ini Batas Pembelian BBM Subsidi per Kendaraan
Tren
5 Fakta 3 Prajurit TNI Gugur karena Serangan Israel ke Lebanon, IDF Tak Mau Disalahkan
5 Fakta 3 Prajurit TNI Gugur karena Serangan Israel ke Lebanon, IDF Tak Mau Disalahkan
Tren
Analisis Geospasial: Hujan Bukan Satu-satunya Penyebab Banjir dan Longsor di Indonesia, Apa Saja?
Analisis Geospasial: Hujan Bukan Satu-satunya Penyebab Banjir dan Longsor di Indonesia, Apa Saja?
Tren
Resmi, Ini Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg Per 1 April 2026
Resmi, Ini Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg Per 1 April 2026
Tren
Respons Strategis Asia terhadap Krisis Energi Global 2026: Indonesia Terapkan WFH, Sri Lanka Rabu Libur
Respons Strategis Asia terhadap Krisis Energi Global 2026: Indonesia Terapkan WFH, Sri Lanka Rabu Libur
Tren
Jangka Waktu Terus Diperpanjang, Pakar Sebut AS Sudah Tak Lagi Kendalikan Perang Iran
Jangka Waktu Terus Diperpanjang, Pakar Sebut AS Sudah Tak Lagi Kendalikan Perang Iran
Tren
Sudah Berapa Orang yang Tewas Usai AS-Israel Serang Iran dan di Mana Saja?
Sudah Berapa Orang yang Tewas Usai AS-Israel Serang Iran dan di Mana Saja?
Tren
Respons Israel soal 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Apa Kata Mereka?
Respons Israel soal 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Apa Kata Mereka?
Tren
Pesawat Sengaja Dijatuhkan di Meksiko, Ini Kursi Paling Aman Menurut Hasil Uji
Pesawat Sengaja Dijatuhkan di Meksiko, Ini Kursi Paling Aman Menurut Hasil Uji
Tren
Harga BBM April 2026 Tetap, Stok di Indonesia Aman? Ini Kata Pertamina
Harga BBM April 2026 Tetap, Stok di Indonesia Aman? Ini Kata Pertamina
Tren
Pink Moon Muncul 1–2 April 2026, Ini Bedanya dengan Bulan Purnama Biasa
Pink Moon Muncul 1–2 April 2026, Ini Bedanya dengan Bulan Purnama Biasa
Tren
PLN Beri Potongan Rp 10.000 Bayar Listrik via PLN Mobile, Ini Jadwalnya
PLN Beri Potongan Rp 10.000 Bayar Listrik via PLN Mobile, Ini Jadwalnya
Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau