KOMPAS.com - Tottenham Hotspur harus memupus mimpi untuk melaju ke babak perempat final Liga Champions meski mengalahkan Atletico Madrid 3-2 pada leg kedua babak 16 besar.
Tottenham Hotspur menjamu Atletico Madrid pada leg kedua babak 16 Besar Liga Champions 2025-2026.
Partai Liga Champions leg kedua babak 16 besar Tottenham Hotspur vs Atletico Madrid berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium, London, Kamis (19/3/2026) dini hari WIB.
Tuan rumah sempat membuka asa setelah unggul 1-0 di babak pertama berkat gol Randal Kolo Muani.
Namun, Atletico dua kali menyamakan skor lewat Julian Alvarez dan David Hancko. Sementara, satu gol Spurs lain diciptakan Xavi Simons.
Saat laga dianggap akan berakhir imbang, Xavi Simons mencatatkan gol keduanya di laga ini dari titik putih dan membalikkan keadaan jadi 3-2.
Kendati demikian, kemenangan tak cukup untuk membawa Spurs lolos sebab agregat masih 5-7 untuk keunggulan Los Rojiblancos yang pada leg pertama menang 5-2.
Pada babak selanjutnya, tim asuhan Diego Simeone akan bersua sesama klub LaLiga, Barcelona, yang di partai lainnya menang dengan agregat 8-3 atas Newcastle United.
Jalannya Pertandingan
Tottenham memiliki tugas berat untuk mengejar ketinggalan 2-5 dari leg pertama yang bergulir di Estadio Wanda Metropolitano, kandang Atletico, untuk bisa merebut tiket ke babak perempat final.
Berstatus tuan rumah, Tottenham tak tampil meyakinkan di awal pertandingan. Justru, pasukan Diego Simeone yang tampak lebih leluasa dalam menyerang.
Los Rojiblancos pun mampu menciptakan gol lebih dulu di laga ini pada menit ketujuh. Ademola Lookman bergerak lebih cepat dari pemain bertahan Spurs dan menaklukkan kiper Guglielmo Vicario.
Sayang, gol tersebut harus dianulir lantaran sang pemain dianggap terperangkap offside.
Perlahan, tim besutan Igor Tudor itu mampu memberikan perlawanan dengan mengandalkan kreativitas Xavi Simons dan Mathys Tel di lini tengah.
Keduanya memimpin Spurs untuk memberi ancaman ke pertahanan Atletico.
Seperti peluang yang didapatkan Spurs pada menit ke-24. Mathys Tel beraksi dengan menusuk ke kotak penalti dan menembakkan si kulit bundar dari sudut sempit di sisi kanan gawang.
Kiper Juan Musso pun beraksi untuk menggagalkan peluang tersebut yang menghasilkan sepak pojok.
Setengah jam laga berjalan, Spurs akhirnya mendapatkan yang mereka cari sejak awal pertandingan.
Gol tercipta dari sundulan Randal Kolo Muani yang memaksimalkan umpan Mathys Tel. 1-0 Spurs memimpin.
Unggul satu gol membuat mentalitas The Lilywhites terangkat. Berjarak lima menit, mereka hampir saja mencatatkan gol keduanya di laga ini.
Namun, Juan Musso bereaksi cepat dalam menjaga gawangnya terhindar dari kebobolan lebih banyak.
Spurs terus mendikte permainan sepanjang babak pertama. Peluang kembali diciptakan Tel pada menit ke-42 yang bisa dihalau Musso.
Atletico sempat membuat jantung Spurs berdegup kencang lewat sepakan voli Giuliano Simeone di menit ke-44. Tapi, Vicario dengan luar biasa menepis sepakan tersebut.
Tak ada tambahan gol di sisa waktu babak pertama. Spurs masih unggul 1-0 hingga turun minum.
Atletico langsung memberi respons cepat di awal babak kedua. Baru berjalan dua menit, Julian Alvarez menggetarkan gawang Spurs untuk menyamakan skor menjadi 1-1 dan menjadikan agregat kembali berjarak tiga gol.
Enggan menyerah, Cristian Romero dkk dengan cepat mengembalikan situasi unggul berkat tembakan spektakuler dari Xavi Simons di menit ke-52.
Mendapat umpan dari Archie Gray, gelandang asal Belanda itu melepaskan tembakan ke sisi kiri gawang.
Gol ini mengakhiri puasa 16 laga tanpa gol yang dilalui oleh Simons bersama Spurs di semua kompetisi.
Tepat satu jam laga berjalan, Spurs memiliki kesempatan untuk menambah koleksi golnya melalui Pedro Porro. Dia menusuk ke kotak penalti dan menembakkan bola ke arah gawang.
Tapi, Musso bisa membaca arah bola dengan baik dan memblok dengan sempurna untuk memupus peluang gol Spurs.
Atletico membuat upaya Spurs untuk membalikkan semakin sulit setelah mereka kembali menyeimbangkan kedudukan pada menit ke-75.
Tendangan penjuru yang dilepaskan Alvarez mampu disambut dengan tandukan terarah David Hancko untuk membuat skor menjadi 2-2.
Saat duel dianggap akan berakhir imbang, Spurs mendapatkan hadiah penalti dari wasit setelah Jose Gimenez melanggar Simons di kotak terlarang.
Simons sendiri yang maju sebagai eksekutor dan mengubah skor jadi 3-2 untuk keunggulan Spurs.
Skor 3-2 tak berubah hingga peluit panjang dibunyikan. Namun, kemenangan ini tak cukup bagi The Lilywhites yang harus tersingkir dengan agregat 5-7 usai kalah 2-5 di leg pertama.
Susunan pemain Tottenham Hotspur vs Atletico Madrid:
Tottenham Hotspur: Guglielmo Vicario (PG); Pedro Porro (Lucas Bergvall 74'), Cristian Romero (Kevin Danso 81'), Radu Dragusin (Destiny Udogie 66'), Micky van de Ven, Djed Spence, Xavi Simons, Pape Matar Sarr, Archie Gray (Conor Gallagher 81'), Mathys Tel (Callum Olusesi 81'), Randal Kolo Muani.
Pelatih: Igor Tudor
Atletico Madrid: Juan Musso (PG); Nahuel Molina (Koke 64'), Robin Le Normand, David Hancko, Matteo Ruggeri, Giuliano Simeone (Jose Gimenez 87'), Marcos Llorente, Johnny Cardoso, Ademola Lookman (Alexander Sorloth 63'), Julian Alvarez (Nicolas Gonzalez 84'), Antoine Griezmann (Alex Baena 84').
Pelatih: Diego Simeone
https://bola.kompas.com/read/2026/03/19/05002688/hasil-tottenham-vs-atletico-3-2-kalah-agregat-spurs-tersingkir