Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Juergen Klopp Tak Sabar Kembali ke Liverpool

Kompas.com, 22 Maret 2026, 20:44 WIB
Henrikus Ezra Rahardi,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Juergen Klopp segera kembali melatih Liverpool dalam laga amal dan akan kembali ke Stadion Anfield yang ditinggalkannya sejak 2024.

Laga amal antara Liverpool vs Borussia Dortmund akan diadakan di Stadion Anfield pada 28 Maret 2026.

Dalam laga amal Liverpool vs Borussia Dortmund, Juergen Klopp akan kembali sebagai asisten dari legenda hidup The Reds, Kenny Dalglish.

Sejak hengkang dari Liverpool pada 2024, Klopp kemudian menikmati perannya sebagai Direktur Pengembangan Sepak Bola Global untuk Red Bull.

Sementara, Liverpool masih mampu berprestasi di musim 2024-2025 dengan raihan satu gelar Liga Inggris bersama Arne Slot.

Baca juga: Saint Kitts and Nevis Rilis Skuad untuk Lawan Timnas Indonesia, Ada Pemain Liverpool

Manajer Liverpool, Kenny Dalglish, mengapresiasi penggemar Liverpool saat kekalahan 0-1 dari Manchester United dalam pertandingan putaran ketiga Piala FA di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut pada 9 Januari 2011.AFP/PAUL ELLIS Manajer Liverpool, Kenny Dalglish, mengapresiasi penggemar Liverpool saat kekalahan 0-1 dari Manchester United dalam pertandingan putaran ketiga Piala FA di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut pada 9 Januari 2011.

Klopp Tidak Sabar Kembali ke Anfield

Klopp, yang juga menjadi duta untuk lembaga amal Liverpool, LFC Foundation mengaku tidak sabar untuk kembali ke Stadion Anfield dan menghadapi legenda Borussia Dortmund.

"Kembali ke Anfield untuk pertandingan Legends, bersama Sir Kenny dan timnya, bermain melawan para legenda BVB, itu adalah sesuatu yang istimewa," ujar Klopp dilansir dari Mirror.

"Pertandingan ini akan menjadi hari yang sangat emosional dan istimewa bagi saya, bagi LFC Foundation, dan bagi semua orang yang terlibat. Saya tidak sabar dan saya sangat berharap dapat bertemu kalian semua di sana," ujar Klopp.

Namun, belakangan nama Klopp kembali dikaitkan dengan Liverpool usai klub asal Merseyside ini meraih prestasi buruk.

Kini, Liverpool masih duduk di peringkat kelima klasemen sementara Liga Inggris, usai kalah 1-2 dari Brighton pada pekan ke-31.

Baca juga: Kata-kata Arne Slot Usai Skor Brighton Vs Liverpool 2-1

Selain dikabarkan bisa saja kembali melatih Liverpool, Klopp belakangan juga dikaitkan dengan Real Madrid dan Manchester United.

Namun, Klopp sempat menyebut pada 2024 tidak akan melatih klub Liga Inggris, selain Liverpool.

"Itu tidak mungkin. Kecintaan saya pada klub ini, rasa hormat saya kepada orang-orangnya, terlalu besar," ujarnya.

"Saya tidak bisa. Saya tidak bisa memikirkannya sedetik pun. Tidak ada peluang. Ini bagian dari hidup saya, kami bagian dari keluarga, kami merasa seperti di rumah di sini. Tidak ada peluang untuk melakukan itu," imbuh Klopp.

Halaman:


Terkini Lainnya
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau