KOMPAS.com - Bek sayap Arsenal, Riccardo Calafiori, menegaskan tekad kuatnya untuk membawa tim nasional Italia kembali ke panggung tertinggi sepak bola dunia.
Riccardo Calafiori mengincar kemenangan krusial di babak play-off demi mengamankan tiket menuju Pianla Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Bagi Riccardo Calafiori, laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan misi penebusan sejarah bagi Gli Azzurri.
Sebagaimana diketahui, pemilik empat gelar juara dunia ini sudah cukup lama absen dari turnamen empat tahunan tersebut.
Partisipasi terakhir sang pemilik scudetto Eropa ini terjadi pada edisi 2014 di Brasil, di mana mereka harus tersingkir menyakitkan di fase grup setelah kalah bersaing dari Kosta Rika dan Uruguay.
Baca juga: Riccardo Calafiori Peringatkan Timnas Italia Soal Bola Mati Irlandia Utara
Menghadapi partai semifinal play-off Jalur A melawan Irlandia Utara di Stadion Gewiss, Bergamo, Calafiori mengaku sangat antusias meski menyadari besarnya beban yang dipikul.
Italia terancam mencatatkan sejarah kelam jika gagal lolos untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah absen pada edisi 2018 dan 2022.
"Menuju ke Piala Dunia adalah mimpi masa kecil. Saya tak sabar untuk memainkan pertandingan ini. Tekanan selalu ada, tidak ada artinya untuk menghindari itu," tegas Calafiori dalam konferensi pers yang dikutip dari laman resmi federasi dan Tutto Sport.
Ia pun mengajak rekan-rekan setimnya untuk tetap bersikap optimistis di tengah situasi genting.
"Kami tahu betapa pentingnya untuk lolos, kami semua menginginkan hal yang sama. Mari mencoba untuk mewujudkan itu dan berpikir secara positif," sambungnya.
Berbicara mengenai teknis pertandingan, mantan penggawa Bologna ini memberikan peringatan khusus terkait gaya bermain tim tamu.
Baca juga: Hasil Wolves Vs Arsenal 2-2, Gol Bunuh Diri Riccardo Calafiori Buat The Gunners Gagal Menang
Mengingat banyak pemain Irlandia Utara yang merumput di liga Britania, Calafiori yang kini berkarier di Arsenal paham betul akan ancaman fisik dan bola-bola panjang lawan.
Hasil Wolves vs Arsenal dalam lanjutan Liga Inggris (Premier League) 2025-2026, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB, berakhir dengan skor 2-2. Para pemain Wolves dalam foto ini merayakan gol bunuh diri bek Arsenal Riccardo Calafiori."Kita harus fokus pada bola mati melawan mereka karena mereka (Irlandia Utara) bisa sangat berbahaya, tetapi kita juga bisa berbahaya. Bola mati dalam sepak bola modern dapat membuat perbedaan," jelas Calafiori.
Ia menambahkan bahwa detail kecil seperti antisipasi bola kedua akan menjadi faktor penentu.
"Begitu ada kesempatan, mereka akan mencari umpan panjang; kita perlu mencoba menghindari gaya permainan ini sebisa mungkin dan berhati-hati pada bola kedua. Kita perlu fokus dari menit pertama hingga menit terakhir," tutupnya.
Baca juga: Arsenal Resmi Datangkan Riccardo Calafiori, Tebalkan Tembok Arteta
Meski sering dibanding-bandingkan dengan atmosfer kompetisi di Inggris, pemain yang identik dengan rambut gondrong ini lebih memilih untuk memusatkan energi pada kesiapan internal timnas Italia.
Baginya, kunci untuk mengakhiri kutukan kualifikasi adalah dengan menikmati setiap momen di lapangan tanpa terlalu terbebani oleh kegagalan masa lalu.
"Pada momen yang sangat genting ini, kuncinya adalah hidup di masa kini, tidak terlalu banyak berpikir dan menikmati momen tersebut, bekerja sebagai tim dan menjalaninya hari demi hari," kata pemain asal Arsenal tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang