Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

John Herdman Takjub Atmosfer GBK, Indonesia Raya Begitu Bertenaga

Kompas.com, 29 Maret 2026, 15:30 WIB
Adil Nursalam,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, langsung terkesan dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan satu stadion dalam debutnya. 

John Herdman berhasil melalui debutnya dengan manis ketika Timnas Indonesia mengalahkan Saint Kitts and Nevis dengan skor 4-0, Jumat (27/3/2026) silam di Gelora Bung Karno, Jakarta. 

Kemenangan itu mengantarkan Garuda melaju ke final FIFA Series 2026 untuk menghadapi wakil Eropa Bulgaria. 

Jadwal Timnas Indonesia vs Bulgaria tersaji pada Minggu (29/3/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pukul 20.00 WIB. 

Baca juga: Jadwal Timnas Indonesia Vs Bulgaria: Peringatan dari John Herdman

Herdman merasakan atmosfer yang unik di Gelora Bung Karno, Jakarta. Lagu kebangsaan Indonesia Raya disebutnya begitu bertenaga. 

“Atmosfer di sini unik, sangat unik. Lagu kebangsaannya begitu bertenaga, Anda bisa merasakan koneksinya di sana,” kata Herdman. 

Selepas pertandingan, juga ada seremoni unik menyanyikan lagu Tanah Airku ciptaan Ibu Soed pada tahun 1927. 

Lagu yang dinyanyikan dengan khidmat itu, membuat timnya terhubung dengan para suporter yang datang di GBK. 

“Dan apa yang terjadi di akhir pertandingan, saya tidak pernah melihat itu dalam karier sepak bola saya, bisa terhubung dengan penggemar dengan cara seperti itu, itu sangat istimewa,” ucapnya. 

Baca juga: Misi Khusus John Herdman di Laga Timnas Indonesia Vs Bulgaria

Herdman Ingin Menyatukan Indonesia lewat Sepak Bola

Pemain Timnas Indonesia berpose jelang laga FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2026).KOMPAS.COM/ANTONIUS ADITYA MAHENDRA Pemain Timnas Indonesia berpose jelang laga FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2026).

Herdman ingin menyatukan negara Indonesia lewat sepak bola. Ya, sepak bola menjadi medium ideal yang bisa menyatukan bangsa yang terdiri dari berbagai pulau ini. 

Ia tahu fan Garuda bisa datang ke GBK melintasi ribuan kilometer perjalanan untuk memberikan dukungan, menjadi napas pemain di lapangan. 

Pelatih asal Inggris itu menggaransi pasukannya berjuang memberikan segalanya dan bekerja keras. Ia berharap fan Garuda bisa terus disamping tim bahkan di saat tersulitnya 

Baca juga: Dari Luis Milla hingga John Herdman, Siapa Pelatih dengan Debut Terbaik di Timnas Indonesia?

“Anda harus terhubung, Anda tahu, tujuan kami adalah untuk menyatukan negara ini dari setiap pulau, melintasi ribuan mil yang kami butuhkan dan kami akan memberikan segalanya untuk fan,” papar pelatih yang pernah membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 ini. 

“Saya akan memberitahu Anda itu, kami akan memberikan segalanya kepada para penggemar di sini.”

“Kami hanya berharap para penggemar, di saat-saat tersulit kami, mereka juga memberikan segalanya untuk kami, karena akan ada masa-masa sulit nanti,” jelasnya. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang


Terkini Lainnya
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau