KOMPAS.com - Pelatih ganda putra Malaysia, Herry Iman Pierngadi, diam-diam sedang menyusun strategi untuk mengalahkan pasangan nomor satu dunia, Kim Won-ho/Seo Seung-jae.
Strategi Herry IP berkaitan erat dengan turnamen terdekat yang akan dihadapi Malaysia, termasuk anak-anak asuhnya di sektor ganda putra, yakni Kejuaraan Asia 2026.
Kebetulan, salah satunya berstatus juara bertahan Kejuaraan Asia. Pasangan Aaron Chia/Soh Wooi Yik membawa pulang gelar tahun lalu.
Tahun ini, ancaman terbesar datang dari Kim Won-ho/Seo Seung-jae. Ganda putra Korea Selatan ini begitu dominan dan sangat sulit dikalahkan.
Baca juga: Daftar Unggulan Kejuaraan Asia 2026: Fajar/Fikri Dikepung Malaysia
Aaron Chia/Soh Wooi Yik bahkan dibuat gigit jari dalam dua pertemuan terakhir di final BWF World Tour. Mereka keok rubber game di Malaysia Open 2026 dan All England 2026.
"Kami sedang menganalisis rekaman pertandingan sebelumnya, terutama kesalahan yang mereka buat saat melawan tim Korea," kata Herry IP dilansir dari New Straits Times.
Herry IP berkeyakinan hasil analisis visual dari rekaman video akan membantu Chia/Soh membenahi kekurangan dan memperbaiki strategi untuk meredam Kim/Seo.
Sebagai unggulan pertama dan kedua, kemungkinan Chia/Soh dan Kim/Seo bisa kembali bertarung di final Kejuaraan Asia 2026 yang bergulir di Ningbo, China, 7-12 April mendatang.
Baca juga: Daftar 17 Wakil Indonesia di Kejuaraan Asia 2026, Ada Jonatan Christie
"Analisa rekaman akan membantu melihat situasi dari sudut pandang yang berbeda dan memperbaiki strategi mereka di Ningbo," ujar Herry IP.
Aksi ganda Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dalam laga final Thailand Open 2025 yang digelar di Nimibutr Stadium, Minggu (18/5/2025)."Jika sebatas berbicara, hanya telinga mereka yang mendengarkan. Tapi dengan video, telinga maupun mata terlibat. Lebih mudah bagi mereka untuk memahami dan menyerapnya."
"Semua pasangan teratas akan hadir di sana, jadi kita harus menganggap setiap pertandingan dengan serius," jelasnya.
Bukan cuma strategi, Herry IP juga mempersiapkan Chia/Soh dari segi mental. Dia paham betul anak asuhnya terbebani secara psikologis karena status juara bertahan.
Baca juga: Hasil Drawing Kejuaraan Asia 2026, Jalan Lapang Jonatan Christie
"Mempertahankan tentu jauh lebih sulit karena pikiran Anda terbagi. Rasanya seperti berpikir, Saya juara tahun lalu, tidak boleh kalah kali ini," tutur Herry IP
"Saat Anda mengejar gelar pertama, Anda tidak punya apa-apa yang harus dikhawatirkan rasanya lebih ringan. Menang itu lebih mudah daripada mempertahankan gelar," pungkasnya.
Di Kejuaraan Asia 2026, Aaron Chia/Soh Wooi Yik akan mengawali perjalanan di babak pertama dengan menghadapi Chie Hsiang Chieh/Wang Chi-Lin asal Taiwan.
Mereka berada satu bagan dengan dua ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang