Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

John Herdman Tandai Pemain Sayap Bulgaria, Timnas Indonesia Diminta Siaga

Kompas.com, 30 Maret 2026, 07:18 WIB
Thomas Wardana

Penulis

KOMPAS.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman memberikan perhatian khusus kepada para pemain sayap Bulgaria jelang laga final FIFA Series 2026.

Pertandingan Timnas Indonesia vs Bulgaria akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada Senin (30/3/2026) pukul 20.00 WIB.

John Herdman tampaknya memperhatikan laga Bulgaria saat menghajar Kepulauan Solomon 10-2. 

Satu hal yang disorotnya adalah kemampuan individu dan fisik para pemain sayap The Lions yang tak layak dianggap remeh.

Baca juga: Kevin Diks Soroti Gaya Melatih John Herdman, Siap Main di Posisi Apapun

"Kami harus mewaspadai pemain sayap mereka. Mereka adalah pemain paling berbahaya," kata Herdman kepada awak media, Minggu (29/3/2026).

Menurutnya, Bulgaria memiliki strategi yang dianggap bisa membahayakan pertahanan Timnas Indonesia jika tidak diantisipasi dengan baik. 

"Mereka sering membangun kombinasi segitiga di sisi lapangan, dan jika sudah menemukan ritme, itu bisa menjadi masalah besar bagi kami." 

"Jadi, kami harus menghentikan alur permainan mereka di sisi lapangan," sambungnya.

Baca juga: John Herdman Sebut Peran Ramadhan Sananta seperti Olivier Giroud

Puji Kualitas Bulgaria

Merujuk pada pendapat Herdman, dua pemain sayap yang berpotensi menjadi ancaman adalah Zdravko Dimitrov dan Marin Petkov.

Marin Petkov yang beroperasi di sisi kanan berhasil mencatat brace pada laga sebelumnya.

Selain Petkov, pemain sayap yang menggantikannya juga tak luput dari perhatian yaitu Georgi Rusev. 

Baca juga: Debut John Herdman di GBK Jadi Pengalaman yang Spesial, Sandingkan dengan Old Trafford

Meski hanya sebagai supersub, Rusev berhasil mencatat satu gol, dan beberapa kali membantu menciptakan peluang bagi Bulgaria.

"Bulgaria berbeda. Mereka lebih besar secara fisik, lebih kuat, dan sangat terorganisir. Transisi mereka juga lebih cepat dan rapi. Jadi, kami harus memulai pertandingan dengan lebih baik dibanding saat melawan Saint Kitts," jelas Herdman.

Pemain Timnas Bulgaria Rusev Giorgi beraksi pada laga FIFA Series 2026 antara Kepulauan Solomon vs Bulgaria di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026).KOMPAS.com/ANTONIUS ADITYA MAHENDRA Pemain Timnas Bulgaria Rusev Giorgi beraksi pada laga FIFA Series 2026 antara Kepulauan Solomon vs Bulgaria di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Kesempatan Menguji Skuad

Laga menghadapi Bulgaria bisa menjadi ujian yang sebenarnya bagi Timnas Indonesia, meskipun sebelumnya mereka berhasil meraih kemenangan besar.

Terlepas dari perbedaan kualitas lawan, Herdman tetap percaya para pemainnya mampu kembali menunjukkan performa positif pada pertandingan berikutnya.

Halaman:
Baca tentang


Terkini Lainnya
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau