Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kronologi Veda Ega Pratama Crash di Moto3 Amerika 2026

Kompas.com, 30 Maret 2026, 06:46 WIB
Thomas Wardana

Penulis

KOMPAS.com - Pebalap Indonesia Veda Ega Pratama bernasib apes usai gagal menuntaskan balapan di Moto3 Amerika 2026 yang digelar di Circuit of The Americas (COTA), Senin (30/3/2026) dini hari WIB.

Veda Ega Pratama mengalami kecelakaan di tikungan ke-11 saat menempati posisi keenam pada lap kelima. Insiden tersebut juga membuat Joel Esteban ikut tersingkir dari balapan.

Pemuda asal Gunungkidul itu pun gagal mengulang performa apiknya di seri Brasil sebelumnya, di mana ia berhasil meraih podium usai finis di peringkat ketiga.

Dalam balapan tersebut, Guido Pini dari Leopard Racing keluar sebagai pemenang. Posisi kedua ditempati Maximo Quiles dari CFMoto Gaviota Aspar Team, sementara Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo finis di urutan ketiga.

Baca juga: Hasil Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Jatuh, Guido Pini Tercepat

Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3) dan Adrian Fernandez (Leopard Racing) turut melengkapi posisi lima besar.

Di sisi lain, pembalap Malaysia Hakim Danish dari AEON Credit MT Helmets MSI, yang sempat terjatuh saat sesi kualifikasi, berhasil mengakhiri lomba di posisi ke-13.

Kronologi Crash Veda Ega Pratama

Veda Ega Pratama langsung menghadapi persaingan sengit sejak awal balapan, meskipun ia memulai dari posisi keempat.

Memasuki lap kedua, posisinya merosot ke peringkat kedelapan setelah disalip Guido Pini dari Leopard Racing.

Tak lama kemudian, Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) sempat mendekat saat Veda berada di posisi kesembilan, namun posisi pembalap Indonesia itu kembali turun.

Baca juga: Hasil Kualifikasi Moto3 dan Moto2 Amerika 2026: Veda P4, Mario Aji P19

Pada lap ketiga, Veda berhasil memperbaiki posisinya ke urutan ketujuh. Di saat yang sama, Jesus Rios (Rivacold Snipers Team) dan Marco Morelli (Moto Gaviota Aspar Team) menerima hukuman double long lap penalty.

Veda Ega Pratama meneruskan performa impresifnya musim ini dengan memulai balapan Moto3 Amerika dari posisi keempat setelah tampil kompetitif dalam sesi kualifikasi di Circuit of the Americas, Minggu (29/3/2026) dini hari WIB.TANGKAPAN LAYAR Veda Ega Pratama meneruskan performa impresifnya musim ini dengan memulai balapan Moto3 Amerika dari posisi keempat setelah tampil kompetitif dalam sesi kualifikasi di Circuit of the Americas, Minggu (29/3/2026) dini hari WIB.

Namun, saat balapan memasuki lap kelima, Veda mengalami kecelakaan di tikungan ke-11 ketika berada di posisi keenam. Motornya kehilangan kendali dan insiden tersebut turut melibatkan Joel Esteban (Level Up MTA).

Akibat kejadian itu, Veda Ega harus mencatatkan hasil DNF (Did Not Finish) pertamanya di Moto3 musim 2026.

Padahal sebelumnya, ia sempat menunjukkan performa konsisten dengan finis di posisi kelima di Thailand serta meraih podium ketiga pada seri Brasil.

Baca juga: Kata-kata Veda Ega Usai Susah Payah Lolos Q2 Moto3 Amerika 2026

Kondisi Veda Ega Pratama

Belum ada keterangan resmi terkait kondisi terbaru dari Veda Ega Pratama usai crash dan dinyatakan gagal melanjutkan balapan di Moto3 Amerika 2026.

Namun, dalam tayangan video memperlihatkan jika kondisi Veda Ega tidak ada masalah dan bisa kembali ke paddock.

Tampak pebalap asal Gunungkidul itu meluapkan kekesalannya atas insiden tersebut. Beberapa kru langsung juga mencoba berkomunikai dengannya.

Baca juga: Doni Tata Apresiasi Veda Ega, Podium Moto3 Jadi Tonggak Baru Indonesia

Kegagalan finis di Moto3 Amerika 2026 memastikan Veda pulang tanpa poin di seri kali ini dan perolehan poinnya masih di angka 27.

Sempat berada di tiga besar, Veda kini menempati posisi ketujuh dan tertinggal dua poin dari Adrian Fernandez yang tepat berad ai atasnya.

Maximo Quiles masih menempati peringkat teratas meski finis di posisi kedua pada seri Amerika dengan 65 poin, unggul 23 poin dari Alvaro Carpe di peringkat kedua.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Timnas Indonesia
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
Liga Lain
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Internasional
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Internasional
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Internasional
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Internasional
Ketika Keunggulan Italia Berubah Jadi Tekanan Setelah Kartu Merah
Ketika Keunggulan Italia Berubah Jadi Tekanan Setelah Kartu Merah
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau