Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Championship Liga 2: Sentuhan Widodo CP Bikin Garudayaksa Tajam Lagi

Kompas.com, 30 Maret 2026, 07:05 WIB
Indra Citra Sena,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Garudayaksa FC langsung merasakan perubahan seiring kedatangan Widodo Cahyono Putro mengisi pos pelatih kepala di Championship Liga 2 2025-2026. 

Hasilnya, Garudayaksa FC meraih kemenangan telak 4-0 atas FC Bekasi City dalam lanjutan Championship Liga 2 2025-2026 di Stadion Pakansari, Kab. Bogor, Minggu (29/3/2026). 

Gelontoran empat gol Garudayaksa disarangkan oleh Everton Nascimento pada babak pertama, disusul Andik Vermansah, Christian Frydek, dan Tri Maulana di babak kedua. 

Kemenangan ini terasa istimewa karena tadinya Garudayaksa sempat mengalami periode sulit.

Mereka bermasalah dalam sentuhan akhir dan produktivitas gol praktis mengalami penurunan drastis. 

Baca juga: Hasil Championship Liga 2: Beto Goncalves Cetak Hattrick, PSS Imbang Lawan Kendal Tornado

Tengok saja lima partai terakhir Garudayaksa yang hanya menghasilkan empat gol. Tiga di antaranya bahkan gagal menjebol gawang lawan sama sekali. 

Perinciannya yaitu saat ditahan imbang 0-0 melawan PSPS Pekanbaru dan Sumsel United serta menelan kekalahan 0-1 dari Sumsel United dalam kaga pembuka putaran ketiga. 

Imbasnya, Garudayaksa banyak kehilangan poin dan harus merelakan posisi puncak klasemen sementara Grup 1 Championship Liga 2 2025-2026 diambil alih Adhyaksa FC Banten. 

Widodo CP Benahi Garudayaksa

Satu hal yang langsung mendapatkan atensi Widodo Cahyono Putro begitu datang melatih Garudayaksa adalah kepercayaan diri pemain. Dia merasa harus membenahinya. 

Baca juga: Championship Liga 2: Garudayaksa Hajar Bekasi City 4-0, Andik Jadi MVP

"Saya dapat info dari tim pelatih bahwa Garudayaksa di pertandingan lalu kesulitan mencetak gol," kata Widodo CP dalam rilis yang diterima KOMPAS.com.

"Maka, saat datang ke sini saya berupaya mengembalikan kepercayaan mereka terutama dalam mengeksekusi peluang menjadi gol," jelasnya. 

Pelatih Garudayaksa FC, Widodo Cahyono Putro, memimpin sesi latihan menjelang pertandingan Championship Liga 2, Kamis (26/3/2026). Garudayaksa FC Pelatih Garudayaksa FC, Widodo Cahyono Putro, memimpin sesi latihan menjelang pertandingan Championship Liga 2, Kamis (26/3/2026).

Sentuhan Widodo CP yang notabene berposisi striker semasa aktif bermain era 1990-an ini rupanya langsung membawa perubahan. Skor 4-0 atas FC Bekasi City menjadi buktinya. 

"Saya rasa empat gol sudah lebih dari cukup, maunya sih 10 gol tapi kan nggak mungkin. Kami bersyukur apa yang harus diperbaiki adalah finishing. Chemstry juga harus terus dijaga," tutur Widodo. 

Baca juga: Barito Putera di Championship Liga 2, dari Degradasi hingga Asa Promosi

"Dalam latihan kami membangun chemistry, bukan siapa yang mencetak gol. Bukan tugas seorang striker mencetak gol, tapi pemain dari posisi lain juga bisa," tandasnya. 

Andik Rasakan Efek Widodo

Di sisi lain, perubahan yang dibawa Widodo CP dirasakan betul oleh kapten Garudayaksa FC, Andik Vermansah. Dia berharap sang pelatih anyar bisa melambungkan prestasi tim di sisa kompetisi. 

"Dampak kehadiran beliau di Garudayaksa sangat besar. Kepercayaan diri semakin meningkat untuk tim dan terus terang perbedaan sangat besar sekali," ujar Andik Vermansah. 

"Di satu sisi, saya tetap menaruh respek kepada pelatih kami sebelumnya, tapi kehadiran coach Widodo CP membuat kami lebih bersinar," imbuhnya. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Timnas Indonesia
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
Liga Lain
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Internasional
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Internasional
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Internasional
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau