Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bung Hadi Ahay: Bukan Lagi ASEAN, Level Timnas Indonesia Itu Asia

Kompas.com, 31 Maret 2026, 11:11 WIB
Thomas Wardana

Penulis

KOMPAS.com - Komentator sepak bola senior, Bung Hadi "Ahay" Gunawan memberikan komentar tentang laga Timnas Indonesia vs Bulgaria di final FIFA Series 2026.

Pertandingan Timnas Indonesia vs Bulgaria digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada Senin (30/3/2026) malam WIB.

Dominasi sepanjang laga terasa sia-sia usai gawang Emil Audero harus dibobol pada menit ke-38 melalui eksekusi penalti Marin Petkov.

John Herdman juga menurunkan skuad terbaiknya dan melakukan sejumlah perubahan dari pertandingan pertama.

Baca juga: John Herdman Sebut 6 Pemimpin yang Jadi Poros Timnas Indonesia

Meski kalah, gaya bermain Timnas Indonesia pada laga tersebut mendapat banyak pujian karena keberhasilan mereka mendominasi laga.

Selain itu, terlepas dari gol penalti yang bersarang di gawang Emil Audero, pertahanan Indonesia sangat sulit dijebol oleh para pemain Bulgaria.

Puji Penampilan Timnas Indonesia

Penampilan Timnas Indonesia mendapat pujian dari Bung Ahay meski hasil akhir bukan yang diharapkan.

"Yang pasti meskipun kalah ya, tapi harus dipuji bagaimana penampilan pemain-pemain Indonesia itu sangat baik ya" kata Hadi Ahay Gunawan kepada Kompas.com seusai laga Timnas Indonesia vs Bulgaria, Senin (30/3/2026) malam WIB.

Secara keseluruhan skema permainan yang ditampilkan sesuai dengan keinginan dari John Herdman.

Baca juga: Pengamat Sorot Lini Tengah Timnas Indonesia, Faktor Sial, dan Bulgaria yang Pintar

Bahkan, sejumlah formasi yang dipakai John Herdman bisa diterapkan dengan baik oleh para pemain Timnas Indonesia.

Timnas Indonesia menyapa penonton di tribun setelah pertandingan melawan Bulgaria dalam ajang Final FIFA Series 2026 di Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).KOMPAS.com/ANTONIUS ADITYA MAHENDRA Timnas Indonesia menyapa penonton di tribun setelah pertandingan melawan Bulgaria dalam ajang Final FIFA Series 2026 di Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).

"Apa yang diinginkan oleh John Herdman nampaknya bisa diterapkan oleh para pemain Indonesia."

"Pemain-pemain Indonesia itu bisa menerapkan berbagai macam formasi dan itu sangat cair dan sangat fleksibel."

Baca juga: FIFA Ulas Hasil Timnas Indonesia Vs Bulgaria, Duel Sengit di Jakarta

"Di babak pertama menggunakan 3-5-2, kemudian menggunakan 5-4-1 karena memang harus mengantisipasi apa yang dilakukan oleh Bulgaria." 

"Ini sangat cair sekali dan bagaimana pergantian pemain dan mengubah kembali formasi menjadi 3-4-3 di babak kedua" ungkapnya.

Level Timnas Indonesia Itu Asia

Bung Hadi Ahay menilai jika Timnas Indonesia memakai skuad di FIFA Series 2026, peluang untuk menjadi juara di Piala AFF Juli mendatang sangat besar.

Halaman:
Baca tentang


Terkini Lainnya
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau