“Saat Maresca pergi, itu berdampak besar bagi kami. Ini adalah keputusan yang diambil oleh klub," tegas Cucurella.
"Jika Anda bertanya kepada saya, saya tidak akan membuat keputusan ini. Untuk melakukan perubahan seperti itu, hal terbaik adalah menunggu hingga akhir musim."
"Anda akan memberi semua orang, para pemain dan manajer baru, waktu untuk bersiap, menjalani pramusim penuh." tambah sang pemain.
Meski memuji kepribadian pelatih saat ini, Liam Rosenior, Cucurella mengakui bahwa jadwal padat di Liga Inggris membuat tim sulit beradaptasi dengan metode baru.
“Liam adalah orang yang sangat baik dan hebat dalam menangani grup dan karakter para pemain," ungkap Marc Cucurella.
Baca juga: Kata Enzo Fernandez soal Peluang Hengkang dari Chelsea ke Real Madrid
"Dia suka tetap dekat dengan kami dan ide-ide sepak bolanya bagus, tetapi kami tidak punya waktu untuk melatihnya."
"Kami berlatih (bermain dalam) pertandingan kompetitif, karena kami bermain setiap tiga hari sekali dan itu membuat kami tidak punya waktu untuk berlatih di lapangan.”
Ia pun membandingkan situasi ini dengan kesuksesan Arsenal yang tetap percaya pada proses.
“Dengan Enzo Maresca sebagai pelatih, kami lebih stabil, karena kami bekerja bersama selama 18 bulan," jelas bek kelahiran Alella itu
"Lihatlah Arsenal sekarang, yang berjuang untuk setiap trofi. Mereka telah bersama (Mikel) Arteta selama hampir tujuh tahun dan mereka belum memenangkan banyak gelar."
"Tetapi kepercayaan pada proyek tersebut memberikan hasil yang memuaskan,” pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang