Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perkuat Komitmen ESG, Viva Apotek Tanam Mangrove di Angke

Kompas.com, 20 Februari 2026, 20:18 WIB
Sri Noviyanti

Editor

KOMPAS.com – Viva Apotek menegaskan komitmennya terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dengan ambil bagian dalam kegiatan Mangrove Planting Ceremony sebagai wujud kontribusi nyata terhadap pelestarian ekosistem pesisir dan laut.

Kegiatan yang digelar pada Jumat (13/2/2026) tersebut diawali di Tzu Chi Center, Pantai Indah Kapuk, lalu dilanjutkan dengan penanaman mangrove di kawasan konservasi Taman Wisata Mangrove Angke.

Inisiatif tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin SDG 14, yakni ekosistem lautan.

Acara tersebut turut dihadiri tokoh pengusaha Siswono Yudo Husodo yang mengapresiasi kolaborasi sektor swasta dalam mendukung pelestarian ekosistem pesisir sebagai bagian dari agenda pembangunan berkelanjutan nasional.

Baca juga: Upaya Pulihkan Pesisir Mempawah Lewat Penanaman 1.400 Mangrove

Sebagai perusahaan ritel farmasi yang berfokus pada layanan kesehatan masyarakat, Viva Apotek memandang keberlanjutan lingkungan sebagai elemen penting dalam mendukung kualitas hidup jangka panjang. Kesehatan masyarakat, menurut manajemen perusahaan, tidak dapat dipisahkan dari kondisi lingkungan yang sehat dan lestari.

Chief Marketing Officer Viva Apotek, Amanda Mardatillah, menyatakan bahwa partisipasi perusahaan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari strategi integrasi aspek keberlanjutan ke dalam operasional dan tata kelola bisnis.

“Viva Apotek berkomitmen untuk berkontribusi secara aktif dalam menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang terukur. Penanaman mangrove ini menjadi langkah konkret dalam mendukung mitigasi perubahan iklim sekaligus menjaga kelestarian ekosistem pesisir,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (20/2/2026).

Baca juga: Peserta Program Lingkungan Britania Raya Kunjungi Bengkalis untuk Pelajari Konservasi Mangrove

Ekosistem mangrove memiliki peran strategis dalam menyerap emisi karbon, mencegah abrasi pantai, serta menjaga keanekaragaman hayati laut. Melalui kolaborasi lintas sektor dan dukungan berbagai pemangku kepentingan, kegiatan ini diharapkan memberikan dampak berkelanjutan sekaligus memperkuat sinergi antara dunia usaha dan agenda pembangunan nasional.

Ke depan, Viva Apotek ingin mengembangkan inisiatif keberlanjutan yang selaras dengan standar ESG dan praktik bisnis bertanggung jawab, sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh berkelanjutan serta menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Gandeng IAEA dan Negara Mitra, Singapura Matangkan Pemanfaatan PLTN
Gandeng IAEA dan Negara Mitra, Singapura Matangkan Pemanfaatan PLTN
Pemerintah
RI-Jepang Perkuat Kerja Sama Kehutanan dan Konservasi
RI-Jepang Perkuat Kerja Sama Kehutanan dan Konservasi
Pemerintah
Pendaftaran SATU Indonesia Awards Resmi Dibuka, Cek Persyaratannya
Pendaftaran SATU Indonesia Awards Resmi Dibuka, Cek Persyaratannya
Swasta
Harga CPO Global Diproyeksi Naik pada Q2 2026, Dipicu Ketegangan Timur Tengah
Harga CPO Global Diproyeksi Naik pada Q2 2026, Dipicu Ketegangan Timur Tengah
Swasta
Transformasi Hijau Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi China
Transformasi Hijau Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi China
Pemerintah
Auriga Ungkap Deforestasi Indonesia Naik 66 Persen, Terluas di Kalimantan
Auriga Ungkap Deforestasi Indonesia Naik 66 Persen, Terluas di Kalimantan
LSM/Figur
Meski Menjijikkan, Kecoak Bisa Menjadi Solusi atasi Sampah Plastik
Meski Menjijikkan, Kecoak Bisa Menjadi Solusi atasi Sampah Plastik
Pemerintah
Program Rumpon Bantu Nelayan Wawonii Tenggara Lebih Terencana
Program Rumpon Bantu Nelayan Wawonii Tenggara Lebih Terencana
Swasta
UT Corporate University Dapat Sertifikat Hijau, Hemat Energi hingga 67 Persen
UT Corporate University Dapat Sertifikat Hijau, Hemat Energi hingga 67 Persen
Swasta
Uni Eropa Borong Panel Surya hingga EV di Tengah Krisis Energi
Uni Eropa Borong Panel Surya hingga EV di Tengah Krisis Energi
Pemerintah
Jelang Kemarau, Hujan Diprediksi Masih Terjadi di Indonesia hingga Sepekan ke Depan
Jelang Kemarau, Hujan Diprediksi Masih Terjadi di Indonesia hingga Sepekan ke Depan
Pemerintah
Mengintip Desa Manemeng yang Kembangkan Ekonomi Berbasis Gotong Royong dan Potensi Lokal
Mengintip Desa Manemeng yang Kembangkan Ekonomi Berbasis Gotong Royong dan Potensi Lokal
BUMN
Anthropic dan OpenAI Rekrut Spesialis Bahan Peledak, Cegah AI Disalahgunakan
Anthropic dan OpenAI Rekrut Spesialis Bahan Peledak, Cegah AI Disalahgunakan
Swasta
Bahan Kimia Abadi PFAS Berpotensi Picu Kerugian Bagi Perusahaan
Bahan Kimia Abadi PFAS Berpotensi Picu Kerugian Bagi Perusahaan
Pemerintah
Kimchi Bantu Bersihkan Tubuh dari Nanoplastik, Benarkah?
Kimchi Bantu Bersihkan Tubuh dari Nanoplastik, Benarkah?
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau