KOMPAS.com - Sebuah video finalis Miss Grand Thailand 2026 Kamolwan Chanago yang mengalami insiden tak terduga saat berpidato sedang viral di media sosial.
Di tengah penampilannya yang penuh percaya diri di atas panggung, veneer giginya tiba-tiba terlepas dan terekam kamera. Kejadian ini tentu memunculkan pertanyaan, mengapa lapisan gigi buatan yang seharusnya menempel kuat bisa mendadak copot?
"Ada banyak alasan berbeda yang menjelaskan mengapa veneer bisa copot, tetapi dalam kasus apa pun, penting untuk memperbaikinya sesegera mungkin," kata dokter spesialis gigi John C. Stone, DDS, dalam situs resminya, Minggu (29/3/2026).
Baca juga: Finalis Miss Grand Thailand Viral, Veneer Gigi Lepas Saat Pidato
Dokter spesialis gigi Robert B Mitchell, DDS dalam situs resminya menuturkan, veneer porselen memang telah menjadi solusi populer bagi jutaan orang untuk menyempurnakan senyum.
Pemasangannya bisa memberikan transformasi instan dengan menyembunyikan berbagai kecacatan estetika, mulai dari gigi yang gompal, memiliki celah, retak, noda membandel, hingga posisi gigi yang kurang rata.
Namun, insiden lepasnya pelapis ini membuktikan bahwa perangkat tersebut tidaklah kebal terhadap kerusakan.
Sama halnya dengan prosedur perawatan estetika gigi lainnya, lapisan porselen ini memiliki masa pakai operasional.
Usia pakai menjadi salah satu penentu utama ketahanan perangkat ini di dalam mulut. Idealnya, pelapis buatan dari bahan porselen berkualitas tinggi mampu bertahan setidaknya hingga sepuluh tahun lamanya.
Baca juga: 5 Cara Memutihkan Gigi yang Sebaiknya Dihindari Menurut Dokter
"Namun, seiring berjalannya waktu, ikatan yang menjaga veneer tetap menempel pada gigi dapat melemah, menyebabkan veneer tersebut lepas," tutur dr. Stone.
Selain faktor usia material, masalah kegagalan perekat saat proses pemasangan awal juga kerap menjadi biang kerok utamanya.
Semen khusus atau bahan pengikat yang tidak diaplikasikan dengan sempurna akan membuat pelapis ini mudah goyah dan akhirnya copot dari gigi aslinya.
"Jika veneer baru kamu terus lepas, mungkin pelekatannya tidak dilakukan dengan benar," ucap dr. Mitchell.
Apabila masalah ini terus berulang padahal pelapisnya masih sangat baru, dr. Stone menyarankan langkah yang lebih tegas.
Baca juga: Whitening Strips Bisa Memutihkan Gigi? Ini Penjelasan Dokter
Ilustrasi gigi yang diveneer. Apa bedanya bleaching dan veneer?"Jika veneer sudah tua, misalnya, tak heran jika veneer tersebut patah. Namun jika veneer yang benar-benar baru malah lepas, kamu mungkin telah pergi ke dokter gigi yang salah," ujar dia.
Kondisi gigi alami yang menjadi penopang utama juga memegang peranan yang sangat penting. Lapisan enamel yang terkikis akibat kerusakan atau infeksi akan membuat semen perekat kehilangan tempat bersandar yang kuat.