KOMPAS.com - Isu kesejahteraan ekonomi yang dihadapi milenial dan generasi atau gen Z merupakan tantangan yang kompleks. Bukan hanya tentang cara atur keuangan milenial dan gen Z yang kerap dianggap boros, isu ini juga berhubungan dengan berbagai faktor ekonomi dan sosial yang ada.
Pasalnya, milenial dan gen Z menghadapi tekanan biaya hidup yang terus meningkat, tantangan dunia kerja yang semakin berat, hingga kesenjangan literasi keuangan dengan pilihan gaya hidup konsumtif.
Di satu sisi, dengan berbagai tekanan dan tantangan itu, mereka tetap ingin menikmati hidup, seperti liburan, nongkrong, atau membeli gawai terbaru, demi menjaga kesehatan mental.
Di sisi lain, milenial dan gen Z juga dituntut menyiapkan dana darurat, tabungan pendidikan, hingga memikirkan cicilan rumah. Akibatnya, kondisi keuangan mereka sering tercampur tanpa arah, sehingga tujuan finansial terasa jauh dari jangkauan.
Baca juga: Mengapa Anak Muda Beralih ke Bank Digital dengan Bunga Simpanan Tinggi?
Untuk menjawab tantangan itu, bank digital Krom Bank Indonesia memberikan solusi bagi milenial dan gen Z agar lebih mudah mengatur keuangan.
Krom Bank menawarkan fitur unik yang jarang ditemui di bank digital lain, seperti aplikasi perbankan digital yang memudahkan nasabah mengatur keuangan dan mengalokasikan tabungan sesuai tujuan finansial.
Salah satu keunggulannya adalah nasabah bisa membuka hingga 20 rekening tabungan dan 40 deposito sekaligus di aplikasi Krom Bank.
Dengan fitur itu, mitos cara atur keuangan milenial dan gen Z yang konsumtif dapat ditepis. Setiap tujuan keuangan bisa lebih terarah karena pengelolaan uang menjadi lebih rapi, terukur, dan mudah dipantau.
Baca juga: Inilah Bank Digital untuk Gen Z dengan Bunga Deposito Terbaik di Indonesia
Seperti disebutkan, milenial dan gen Z adalah generasi yang multi-tasking, dengan banyak tujuan. Untuk itu, penting memahami cara atur keuangan milenial dan gen Z agar tabungan tidak sekadar lewat.
Bayangkan seorang pekerja muda yang memiliki beragam tujuan, mulai dari kebutuhan hidup sehari-hari, dana darurat, dana hiburan, DP mobil, hingga investasi jangka pendek.
Dengan fitur Krom Bank, pekerja muda itu bisa mengalokasikan gaji ke lima rekening berbeda agar tidak tercampur.
Berikut gambaran sederhana rekening yang bisa dibuka pekerja muda itu melalui Krom Bank:
Baca juga: Mayoritas Pengguna Bank Digital Milenial dan Gen Z, Mana yang Jadi Favorit?
Metode “amplop” itu penting untuk meningkatkan kesadaran finansial dan agar tidak mudah impulsif karena setiap rekening memiliki tujuan sendiri.
Dengan adanya lima tabungan yang dibuka pekerja muda itu, bagaimana dengan bunga atau potongan bulanannya?
Tenang, Krom Bank menawarkan fleksibilitas pencairan dana. Bank ini membebaskan biaya admin untuk pengisian saldo dan tidak ada ketentuan saldo mengendap. Bahkan, nasabah bisa membuka rekening dengan saldo Rp 0.