Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

57 Persen Gen Z Pilih Side Hustle, Tak Lagi Kejar Jabatan Tinggi

Kompas.com, 17 Februari 2026, 15:20 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

Sumber Forbes

Menurut Glassdoor, sekitar 70 persen pekerja Gen Z mengatakan AI membuat mereka mempertanyakan keamanan pekerjaan jangka panjang mereka.

Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan. Otomatisasi berbasis AI telah mulai menggantikan atau mengubah berbagai jenis pekerjaan, mulai dari layanan pelanggan hingga analisis data dan produksi konten.

Ketidakpastian ini mendorong pekerja muda untuk mengembangkan sumber penghasilan alternatif sebagai strategi mitigasi risiko.

Baca juga: Gen Z Sulit Gapai Financial Freedom, Penyebabnya Ternyata Gaji

Dengan memiliki lebih dari satu sumber pendapatan, mereka tidak sepenuhnya bergantung pada satu pekerjaan yang dapat hilang akibat perubahan teknologi atau kondisi ekonomi.

Side hustle, dalam konteks ini, menjadi bagian dari strategi keamanan ekonomi pribadi.

Side hustle sebagai strategi keamanan finansial

Diversifikasi pendapatan semakin dipandang sebagai kebutuhan, bukan pilihan.

Sebagai gambaran, survei LendingTree menemukan, hampir 40 persen pekerja di Amerika Serikat memiliki side hustle, dan 61 persen di antaranya mengatakan kehidupan mereka akan sulit secara finansial tanpa pendapatan tambahan tersebut.

Baca juga: Gen Z dan Milenial Enggan Jadi Bos: Ancaman Krisis Kepemimpinan?

Survei yang sama menunjukkan, pekerja dengan side hustle memperoleh rata-rata tambahan pendapatan sebesar 1.215 dollar AS per bulan atau setara sekitar Rp 20,46 juta (asumsi kurs Rp 16.845 per dollar AS).

Selain itu, sekitar 31 persen pekerja bahkan mempertimbangkan untuk meninggalkan pekerjaan utama mereka demi fokus pada pekerjaan sampingan, sementara 10 persen telah melakukannya.

Ilustrasi bekerja di kantor. PEXELS/THIRDMAN Ilustrasi bekerja di kantor.

Data ini menunjukkan side hustle bukan sekadar aktivitas tambahan, tetapi dalam beberapa kasus telah menjadi alternatif utama terhadap pekerjaan formal.

Teknologi digital mempermudah pekerjaan sampingan

Perkembangan teknologi digital menjadi faktor penting yang mempercepat pertumbuhan side hustle.

Baca juga: Gen Z Cenderung Paling Kurang Bahagia di Tempat Kerja

Platform freelance, marketplace digital, media sosial, dan alat berbasis AI memungkinkan individu untuk menghasilkan pendapatan tanpa harus bergantung pada struktur perusahaan tradisional.

Menurut laporan Forbes, teknologi digital telah membuat pembangunan sumber pendapatan alternatif menjadi lebih mudah, memungkinkan pekerja untuk menghasilkan uang dari keterampilan, pengetahuan, dan minat.

Teknologi juga memungkinkan monetisasi berbagai aktivitas yang sebelumnya sulit dijadikan sumber pendapatan, seperti:

  • Penjualan produk digital
  • Konsultasi online
  • Pembuatan konten
  • Freelance berbasis proyek
  • Bisnis e-commerce kecil

Baca juga: Gen Z Ubah Cara Industri Properti Memandang Layanan Parkir

Akses ke pasar global melalui internet memungkinkan individu memperoleh klien dan pelanggan di luar wilayah geografis mereka.

Otonomi dan fleksibilitas sebagai faktor utama

Selain faktor ekonomi, motivasi utama di balik meningkatnya side hustle adalah keinginan akan otonomi dan fleksibilitas.

Side hustle memungkinkan pekerja untuk membuat keputusan secara mandiri tanpa bergantung pada struktur organisasi perusahaan.

Ilustrasi Gen Z, Gen Z mengakses pinjaman online/pinjol. FREEPIK/FREEPIK Ilustrasi Gen Z, Gen Z mengakses pinjaman online/pinjol.

Selain itu, side hustle memberikan kesempatan bagi individu untuk mengejar minat pribadi yang mungkin tidak tersedia dalam pekerjaan utama mereka.

Baca juga: Talkshow Energy Connect 5.0 Soroti Kesiapan Gen Z Masuk Sektor Energi

Pendapatan dari side hustle juga dapat diperoleh secara langsung, tanpa harus menunggu kenaikan gaji tahunan atau promosi jabatan. Hal ini memberikan kontrol yang lebih besar terhadap perkembangan finansial pribadi.

Perubahan persepsi terhadap jabatan dan kepemimpinan

Perubahan pola karier Gen Z juga memengaruhi cara mereka memandang jabatan manajerial.

Halaman:


Terkini Lainnya
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Ekbis
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Ekbis
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Ekbis
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Ekbis
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Ekbis
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Energi
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Ekbis
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM  hingga Rp 100 Triliun
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM hingga Rp 100 Triliun
Keuangan
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
Ekbis
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Keuangan
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Energi
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Industri
 KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
KKP Percepat Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
Ekbis
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati–Sasaksaat, Seluruh Penumpang Selamat
Ekbis
Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Praktis Langsung dari HP
Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Praktis Langsung dari HP
Ekbis
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau