Penulis
Dikutip dari TradingView, beberapa lembaga keuangan memperkirakan harga Bitcoin dapat mencapai sekitar 150.000 dollar AS pada 2026, meski target tersebut telah direvisi turun dibandingkan proyeksi sebelumnya akibat arus investasi institusional yang lebih lambat.
Baca juga: Harga Bitcoin Naik Turun Tajam, Pasar Masih Dibayangi Perang Iran
Ada pula skenario teknikal yang menunjukkan potensi penurunan harga ke kisaran 40.000 hingga 70.000 dollar AS jika pola historis pasar kembali terulang.
Perbedaan proyeksi ini mencerminkan tingkat ketidakpastian yang tinggi dalam pasar kripto, terutama di tengah perubahan lanskap regulasi, likuiditas global, serta dinamika geopolitik.
Kondisi volatilitas yang tinggi membuat Bitcoin sering bergerak dalam fase reli singkat yang diikuti koreksi tajam.
Mengutip Crypto Adventure, beberapa analis menilai konsolidasi di sekitar level 70.000 dollar AS dapat menjadi fase jeda sebelum pergerakan harga berikutnya, baik ke arah kenaikan maupun penurunan yang lebih dalam.
Baca juga: Bitcoin Bertahan di Tengah Konflik Timur Tengah, Masih di Level 68.000–72.000 Dollar AS
Dalam konteks ini, pandangan Kiyosaki mengenai potensi reli besar setelah krisis pasar mencerminkan salah satu spektrum opini yang berkembang di kalangan pelaku pasar.
Dengan prediksi harga yang sangat tinggi untuk emas, perak, Bitcoin, dan Ethereum, pernyataan Kiyosaki kembali memicu perdebatan mengenai arah pasar keuangan global dan bagaimana investor sebaiknya merespons potensi perubahan besar dalam lanskap investasi dunia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang