JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan ribuan tenaga kerja untuk mendukung pembangunan hingga operasional kawasan tambak udang terintegrasi seluas 1.361 hektar di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia KKP I Nyoman Radiarta, menegaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kunci utama keberhasilan proyek strategis tersebut.
“Penyiapan sumber daya manusia untuk mendukung pembangunan budidaya udang terintegrasi di Waingapu ini menjadi komponen yang sangat penting,” ujar Nyoman, di Jakarta, Rabu (1/3/2026).
Baca juga: Rp 7,2 Triliun Digelontorkan, KKP Bangun Proyek Tambak Udang Raksasa di Waingapu NTT
Ia menjelaskan, kebutuhan tenaga kerja mencakup seluruh rantai kegiatan, mulai dari tahap konstruksi, sektor hulu, operasional tambak (on-farm), hingga sektor hilir dan kawasan pendukung.
Untuk operasional tambak, KKP telah membagi kebutuhan tenaga kerja dalam lima level, mulai dari manajemen hingga tenaga teknis dasar.
Level tertinggi ditempati oleh general manager, diikuti manajer dan supervisor pada berbagai bidang seperti intake, stasiun pompa, pembesaran, hingga instalasi pengolahan limbah (IPAL).
Sementara itu, level teknis mencakup operator, teknisi mesin dan listrik, hingga petugas laboratorium kesehatan ikan.
“Di level 4 diperlukan tenaga kerja dengan pengalaman minimal dua tahun, sedangkan level 5 tidak mensyaratkan pengalaman, sehingga menjadi peluang besar bagi masyarakat lokal,” jelasnya.
Baca juga: KKP: Produksi Tambak Udang Kebumen Capai 358 Ton, Bebas Antibiotik
Pada level 5, kebutuhan tenaga kerja meliputi operator anak kolam, asisten mesin dan listrik, serta tenaga panen parsial, dengan latar belakang pendidikan minimal SMA/SMK atau sederajat.
KKP mencatat tingginya minat masyarakat terhadap proyek ini. Hingga saat ini, sebanyak 4.414 orang telah mendaftar, dengan 2.335 orang di antaranya telah melengkapi persyaratan administrasi.
“Ini menunjukkan animo masyarakat lokal sangat tinggi untuk terlibat dan berkontribusi dalam pembangunan tambak udang di Sumba Timur,” kata Nyoman.
Baca juga: Jadi Menteri KKP Lagi, Trenggono Bakal Hidupkan 78.000 Tambak Udang yang Mangkrak di Pantura