Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

3,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek H+9 Lebaran 2026

JAKARTA, KOMPAS.com – Pergerakan arus balik Lebaran 2026 menuju wilayah Jabotabek terus menunjukkan tren tinggi hingga mendekati akhir masa libur panjang. PT Jasa Marga mencatat jutaan kendaraan sudah kembali, dengan lonjakan signifikan terjadi pada periode H-10 hingga H+9 libur Idulfitri 1447H/2026, atau pada 11–30 Maret 2026.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan angka tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat gerbang tol utama, yakni GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak).

Secara distribusi, arus balik ke Jabotabek masih didominasi dari arah Timur, yaitu sebanyak 1.504.660 kendaraan atau 47,5 persen. Kemudian dari arah Barat (Merak) sebanyak 928.370 kendaraan atau 29,3 persen, serta dari arah Selatan (Puncak) sebanyak 733.641 kendaraan atau 23,2 persen.

Untuk rincian dari arah Timur, kendaraan yang melintas melalui GT Cikampek Utama dari Trans Jawa tercatat sebanyak 846.535 unit, meningkat 51,2 persen dibanding lalu lintas normal. Sementara dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama mencapai 658.125 kendaraan, naik 3,0 persen dari kondisi normal.

Dengan demikian, total kendaraan dari arah Trans Jawa dan Bandung mencapai 1.504.660 unit, atau meningkat 25,5 persen dari lalu lintas normal.

Dari arah Barat, kendaraan yang kembali ke Jabotabek melalui GT Cikupa tercatat sebanyak 928.370 unit, meningkat 1,0 persen dari kondisi normal.

Sedangkan dari arah Selatan, kendaraan yang melintas melalui GT Ciawi tercatat sebanyak 733.641 unit, atau meningkat 3,2 persen dibanding lalu lintas normal.

Rivan menambahkan, pada H+9 Idulfitri 1447H/2026 atau Senin (30/3/2026), volume kendaraan yang kembali ke Jabotabek mencapai 176.740 unit.

Angka tersebut meningkat 36,3 persen dibandingkan lalu lintas normal yang sebesar 129.695 kendaraan. Rinciannya, sebanyak 86.733 kendaraan berasal dari arah Timur atau naik 57,8 persen, 55.713 kendaraan dari arah Barat atau meningkat 28,74 persen, serta 34.294 kendaraan dari arah Selatan atau naik 9,0 persen.

"Secara kumulatif sebanyak 3,1 juta kendaraan yang kembali ke wilayah Jabotabek tersebut merupakan 93,30 persen dari total proyeksi 3,39 juta kendaraan yang diperkirakan kembali ke wilayah Jabotabek selama periode 11–31 Maret 2026," ujar Rivan, dalam keterangan resmi, Selasa (31/3/2026).

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kesiapan perjalanan, termasuk kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima serta laik jalan.

Pengguna juga disarankan mengunduh aplikasi Travoy untuk memperoleh informasi terkini terkait lalu lintas, lokasi rest area, tarif tol, hingga fitur CCTV real time di ruas tol Jasa Marga Group.

https://otomotif.kompas.com/read/2026/04/01/072800515/31-juta-kendaraan-kembali-ke-jabotabek-h9-lebaran-2026

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com