Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Spesifikasi Mobil Listrik BYD dan Tesla Bluebird

Kompas.com, 23 April 2019, 08:24 WIB
Setyo Adi Nugroho,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Blue Bird Group telah meresmikan penggunaan 30 unit mobil listrik sebagai armadanya, Senin (22/4/2019). Dua model listrik yang digunakan ini adalah BYD e6 AT dan Tesla Model X 75 D.

BYD bukan nama baru di dunia mobil listrik. Pabrikan asal China ini dikenal sebagai salah satu produsen mobil listrik besar di China dan sudah mengirimkan produknya ke berbagai belahan dunia termasuk Eropa dan Amerika.

Khusus e6, penggunaannya sudah tercatat di beberapa negara. Terdekat ada Malaysia, Singapura dan Thailand. Di Eropa ada Belgia, Belanda dan Inggris serta di Amerika ada Colombia, Amerika Serikat dan Uruguay.

Dari spesifikasinya, model yang disebut BYD sebagai crossover SUV ini menggunakan baterai berukuran 80 kWh yang mampu membawa penumpang hingga jarak sekitar 400 kilometer. Motor listriknya mengeluarkan tenaga 121 tk dengan torsi 450 Nm.

Kemampuan ini dapat membawa e6 dari posisi diam hingga 60 kilometer per jam dalam waktu 7,69 detik dengan kecepatan tertinggi 140 kilometer per jam.

Baca juga: Bluebird Hadirkan Mobil Listrik Tesla dan BYD

Armada taksi Bluebird bertenaga listrik BYD e6 dan Tesla model X 75DKompas.com/Setyo Adi Armada taksi Bluebird bertenaga listrik BYD e6 dan Tesla model X 75D

Bluebird mengungkapkan dari stasiun pengisian listrik di pool mereka, BYD ini dapat diisi hingga penuh dari kondisi kosong dalam waktu dua jam.  Mobil lima penumpang ini akan untuk tahap pertama akan digunakan sebanyak 25 unit.

Tesla Model X 75D akan hadir sebagai armada layanan premium Silver Bird. Mobil listrik ini mengusung baterai sebesar 72,5 kWh yang diklaim dapat beroperasi hingga jarak 355 kilometer.

Baterai tersebut disalurkan ke motor listrik dengan tenaga 333 tk dan torsi 525 Nm. Besarnya tenaga ini membuat kendaraan tujuh penumpang ini dapat bergerak dari diam hingga 100 kilometer per jam dalam waktu 5,2 detik dan kecepatan maksimum 210 km per jam.

Kemampuan pengisian daya cepat dari kondisi baterai kosong sekitar lima jam. Bluebird mengungkapkan baru menghadirkan lima unit Tesla untuk tahap pertama ini.

“Untuk tahap pertama ini Bluebird mengucurkan investasi kurang lebih sekitar Rp 40 miliar. Ini termasuk 12 stasiun pengisian listrik di pool dan nantinya akan menambah dua sampai tiga di depan gedung utama untuk dapat digunakan untuk umum. BYD kita datangkan dari Shenzhen, China sedangkan untuk Tesla kami datangkan dari Inggris karena kemudinya sudah di sebelah kanan,” ucap Direktur PT Blue Bird. Tbk, Adrianto Djokosoetono saat ditemui Senin siang.

Bluebird baru akan mulai mengoperasikan armada ini 1 Mei mendatang. Rencananya hingga 2020 mendatang akan ada 200 mobil listrik yang dioperasikan. Pada periode 2020 sampai 2035 target meningkat menjadi 2.000 unit mobil listrik yang akan dipakai Bluebird sebagai armadanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau