Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER OTOMOTIF] Klarifikasi Impor Pikap, Polytron Tembus 25 Besar

Kompas.com, 7 Maret 2026, 06:02 WIB
Donny Dwisatryo Priyantoro,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak pembaca ingin tahu tentang klarifikasi impor 35.000 pikap Mahindra oleh Agrinas. Begitu pula dengan artikel mengenai Polytron yang tembus 25 besar penjualan mobil di Indonesia.

Selain itu, banyak juga yang penasaran dengan BAIC yang siapkan dua mobil baru. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini kumpulan artikel otomotif terpopuler pada Jumat (6/3/2026):

1. RMA Indonesia Klarifikasi Impor 35.000 Pikap oleh Agrinas

Mahindra Scorpio PikupKompas.com/Donny Mahindra Scorpio Pikup

RMA Indonesia, Agen Pemegang Merek (APM) Mahindra di Indonesia, menegaskan tidak ada urusan dengan PT Agrinas Pangan Nusantara, yang mengimpor 35.000 unit pikap Mahindra Scorpio dari India. Roelof Lamberts, Direktur Regional RMA Indonesia, mengatakan, pihaknya tidak terlibat dalam transaksi yang dilakukan oleh Agrinas dengan Mahindra & Mahindra Ltd.

Baca juga: RMA Indonesia Klarifikasi Impor 35.000 Pikap oleh Agrinas

2. Pedro Acosta Disebut Penerus, Marc Marquez Malah Sindir Balik

Marc Marquez saat berlaga pada MotoGP Thailand 2026Dok. Ducati Corse Marc Marquez saat berlaga pada MotoGP Thailand 2026

Tak sedikit yang beranggapan bahwa Pedro Acosta merupakan penerus Marc Marquez di kelas utama balap motor dunia. Gaya balap agresif serta keberaniannya menyalip di tikungan kerap membuat publik membandingkan keduanya. Apalagi beberapa pekan ini santer isu mengenai masa depan Acosta. Banyak yang memprediksi dia akan berada satu paddock dengan Marc Marquez di tim pabrikan Ducati.

Baca juga: Pedro Acosta Disebut Penerus, Marc Marquez Malah Sindir Balik

3. Polytron Tembus 25 Besar Penjualan Mobil di Indonesia

Polytron G3+Kompas.com/Adityo Polytron G3+

Polytron mulai mencatatkan posisi dalam daftar merek mobil terlaris di Indonesia. Meski baru memasarkan produknya pada semester II 2025, merek ini sudah masuk dalam 25 besar penjualan nasional. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total wholesales atau dari pabrik ke diler, Polytron menempati peringkat ke-37 merek mobil terlaris di Indonesia sepanjang 2025 dengan distribusi 455 unit.

Baca juga: Polytron Tembus 25 Besar Penjualan Mobil di Indonesia

4. BYD Pastikan Harga Atto 1 Tetap, Tanpa Kenaikan

BYD Atto 1 menjajal jalanan Bandung-Garut. Dok BYD BYD Atto 1 menjajal jalanan Bandung-Garut.

Isu mengenai kenaikan harga BYD Atto 1 belakangan ramai beredar di media sosial. Namun, BYD memastikan bahwa kabar tersebut tidak benar. Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada perubahan harga untuk model tersebut.

Baca juga: BYD Pastikan Harga Atto 1 Tetap, Tanpa Kenaikan

5. BAIC Siapkan Dua Mobil Baru 2026, Ada Calon Pesaing Atto 1

Pengujian singkat Arcfox T1 di Guangzhou Conghua International Circuit (GCIC), Guangzhou, China, Senin (24/11/2025).KOMPAS.com/Ruly Kurniawan Pengujian singkat Arcfox T1 di Guangzhou Conghua International Circuit (GCIC), Guangzhou, China, Senin (24/11/2025).

Pasar mobil listrik di Indonesia diprediksi semakin ramai pada 2026. Salah satu pemain baru yang bersiap memperluas lini produknya adalah BAIC melalui peluncuran dua model listrik baru yang akan hadir tahun ini. Chief Operating Officer BAIC Indonesia, Dhani Yahya, mengatakan perusahaan telah menyiapkan dua model battery electric vehicles (BEV) yang akan diperkenalkan ke pasar nasional.

Baca juga: BAIC Siapkan Dua Mobil Baru 2026, Ada Calon Pesaing Atto 1

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau