JAKARTA, KOMPAS.com – BYD Motor Indonesia meresmikan Posko Mudik Lebaran 2026. Secara simbolis posko BYD yang dibuka ada di di Rest Area KM 57A Tol Jakarta-Cikampek.
Langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman bagi ribuan pengguna mobil listrik yang diprediksi akan melakukan perjalanan menuju Jawa Tengah sampai Jawa Timur.
Head of Aftersales PT BYD Motor Indonesia, Ubaedilah, menjelaskan bahwa BYD telah memetakan enam titik strategis di Tol Trans Jawa sebagai lokasi Posko Mudik.
SPKLU Fast Charging 120 kW di Posko Mudik BYD di Rest Area KM 57Jumlah ini meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya untuk memastikan cakupan layanan yang lebih luas bagi konsumen.
"Kami menggandakan jaringan Posko Mudik dari tiga menjadi enam lokasi yang mencakup arus pergi dan arus balik. Titik-titik ini ditempatkan di kawasan dengan potensi mobilitas tinggi," kata Ubaedilah.
Adapun sebaran posko untuk arus mudik berada di KM 57A, KM 228A, KM 379A dan KM 575A.
Baca juga: Strategi Kawasaki Indonesia: Jual Motor Global, Harga Kompetitif
Sementara untuk melayani arus balik, posko siaga di KM 62B, dan KM 229B.
Layanan ini beroperasi mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.
Posko Mudik BYD di Rest Area KM 57Di setiap posko, BYD tidak hanya sekadar menyediakan tempat singgah, tetapi juga layanan teknis yang komprehensif.
Pemudik bisa mendapatkan pengecekan kendaraan secara cuma-cuma, penambahan nitrogen, hingga pengerjaan perbaikan ringan jika diperlukan.
Aspek kenyamanan juga menjadi perhatian utama dengan adanya ruang tunggu ber-AC, kursi pijat, serta penyediaan makanan ringan dan minuman bagi pemudik yang sedang beristirahat.
Selain itu, BYD memperkenalkan terobosan baru berupa infrastruktur pengisian daya milik sendiri.
"Kami memperkenalkan untuk pertama kalinya fasilitas fast charging di Posko Mudik KM 57A yang dimiliki langsung oleh BYD. Pengunjung bisa mengisi daya mobil mereka dengan SPKLU Fast Charging 120 kW dengan total 3 mesin," kata Ubaedilah.
Selain itu BYD juga menyiagakan layanan Emergency Roadside Assistance 24 jam dengan unit towing yang siap menderek kendaraan jika terjadi kendala di jalan tol.
Langkah ekspansi ini bukan tanpa alasan, Luther T. Pandjaitan, Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, mengungkapkan bahwa data menunjukkan lonjakan drastis pengguna mobil listrik untuk mudik.