Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemudik Harus Gantian Saat Istirahat di Rest Area

Kompas.com, 7 April 2024, 07:41 WIB
Gilang Satria,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi


CIKARANG, KOMPAS.com - Mudik Lebaran merupakan aktivitas yang menuntut fisik. Ribuan mobil melintasi jalan tol dalam waktu berdekatan sehingga membuat penuh rest area atau tempat beristirahat.

Untuk itu Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Aan Suhanan berharap para pemudik untuk saling memahami dan bergantian memakai rest area agar semua pihak bisa beristirahat.

Baca juga: Fabio Quartararo Jadi Pebalap MotoGP dengan Gaji Tertinggi

GT Kalikangkung. Berikut daftar tarif Tol Trans Jawa untuk kendaraan Golongan I pada momen Libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Ada diskon tarif tol pada sejumlah ruas.JASA MARGA GT Kalikangkung. Berikut daftar tarif Tol Trans Jawa untuk kendaraan Golongan I pada momen Libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Ada diskon tarif tol pada sejumlah ruas.

"Memang luar biasa, tidak ada ya tapi masih kita bisa kelola untuk rest area ini saya harapkan toleransi dari para pemudik ya untuk saling memahami, sehingga penggunaan rest area ini bisa bergantian," kata Aan dalam keterangan resmi, Sabtu (6/4/2024).

"(Pemudik) tidak memaksakan untuk masuk ke rest area silakan keluar di exit tol terdekat di situ banyak ke restoran setelah istirahat bisa masuk lagi," katanya.

Aan juga mengatakan, selama pergerakan arus mudik pihaknya terus memantau pergerakan arus mudik-balik baik di jalur tol, arteri, penyebrangan dan destinasi wisata.

Baca juga: Pentingnya Jaga Batas Kecepatan Aman di Jalan Tol Saat Mudik

Kendaraan masuk ke Rest Area 456 A ruas Tol Semarang-Solo pada Sabtu (06/04/2024) sore.Kompas.com/Muhdany Yusuf Laksono Kendaraan masuk ke Rest Area 456 A ruas Tol Semarang-Solo pada Sabtu (06/04/2024) sore.

Kemudian hingga saat ini penerapan ganjil genap masih diberlakukan sesuai dengan SKB pada pemberlakuan rekayasa lalu lintas di kilometer nol Jakarta-Cikampek sampai dengan Km 414.

Penerapan ganjil genap akan berlaku selama masa arus mudik mulai 5 April 2024 dan arus balik pada 12 April 2024.

Untuk arus mudik dimulai dari Km 0 ruas Tol Dalam Kota Jakarta sampai Km 414 ruas Tol Semarang-Batang. Sedangkan arus balik diberlakukan sebaliknya, yakni dari Km 414 ruas Tol Semarang-Batang sampai Km 0 ruas Tol Dalam Kota Jakarta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau