Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Komunitas Royal Enfield Sambangi Rumah Perawatan ODGJ

Kompas.com, 2 Desember 2024, 19:41 WIB
Muhammad Fathan Radityasani,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

TANGERANG, KOMPAS.com - Komunitas pengendara Royal Enfield yakni Royal Riders Indonesia atau Rori menetapkan Desember sebagai "Bulan Rori Berbagi", momen memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial.

Berbagai kegiatan sosial digelar, salah satunya oleh Rori Chapter Banten atau Rocapten yang menyambangi Yayasan Kemah Peduli Sahabat Kasih di Cisauk, Tangerang, Minggu (1/12/2024).

Tempat tersebut merupakan rumah aman yang merawat puluhan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terlantar.

“Kami datang untuk sekadar bersilaturahmi dan memberikan sedikit donasi untuk teman-teman penghuni yayasan,” ujar Deputi Marshal RoRI Tangerang Raya, Gurnar Tuban dalam siaran resmi yang Kompas.com terima, Senin (2/12/2024).

Baca juga: Cek Komparasi Harga BBM RON 92 per Desember 2024

Rocapten adakan silaturahmi dan donasi untuk Yayasan Kemah Peduli Sahabat Kasih di Cisauk Tangerang Rocapten Rocapten adakan silaturahmi dan donasi untuk Yayasan Kemah Peduli Sahabat Kasih di Cisauk Tangerang

Menurut Gurnar, Rocapten, khususnya Subchapter Tangerang Raya, berkomitmen untuk ikut membantu sesama melalui berbagai kegiatan sosial.

“Semoga bantuan yang tidak seberapa dari kami bisa bermanfaat untuk teman-temn di sini,” kata Gurnar.

Sementara itu, Ketua Yayasan Peduli Sahabat Kasih Imanuel Talan, mengucapkan terima kasih kepada anggota Rocapten yang sudah menyempatkan hadir di rumah aman bagi ODGJ ini.

“Semoga teman-teman sekalian selalu diberikan kesehatan dan dimudahkan segala urusan,” kata Imanuel.

Baca juga: Royal Enfield Bikin Motor Flat Tracker FT450

Imanuel menjelaskan, Yayasan dipimpinnya didirikan pada tahun 2010 dan berfokus pada perawatan dan rehabilitasi ODGJ, terutama mereka yang sebelumnya hidup di jalanan.

Imanuel dan timnya dengan penuh dedikasi memberikan perlindungan, kasih sayang, dan pemulihan bagi para ODGJ.

Yayasan Kemah Peduli Sahabat Kasih memberikan layanan perawatan fisik dan mental kepada para penghuni, termasuk makanan, tempat tinggal, dan pengobatan. Penghuni, sebagian besar berasal dari jalanan, dibantu untuk pulih secara bertahap.

Selain perawatan, yayasan juga mengadakan aktivitas seperti pelatihan keterampilan sederhana untuk membantu ODGJ membangun kemandirian. Selain itu, mereka diajak dalam kegiatan yang merangsang mental seperti kerja sama dan seni.

Ratusan orang dari komunitas Royal Riders Indonesia (RoRI) menggelar halal bihalalDok. RoRI Ratusan orang dari komunitas Royal Riders Indonesia (RoRI) menggelar halal bihalal

Yayasan juga turut berupaya mengurangi stigma masyarakat terhadap ODGJ dengan mengadakan acara-acara sosial dan bekerja sama dengan komunitas lokal serta perusahaan.

Menurut Imanuel, beberapa anak asuhnya ada yang sudah pulih secara signifikan, baik secara mental maupun kemampuan untuk berinteraksi secara sosial.

“Kami terus berupaya memberikan yang terbaik bagi teman-teman (ODGJ) untuk meningkatkan kualitas hidup mereka,” kata Imanuel.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau