Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Yamaha dalam Dilema: Rins vs Miller untuk Tim Pabrikan MotoGP

Kompas.com, 11 Agustus 2025, 10:42 WIB
Gilang Satria,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

Sumber Crash

JAKARTA, KOMPAS.com – Rumor beredar di paddock MotoGP yang menyebut bahwa masa depan Alex Rins bersama tim pabrikan Yamaha tengah berada dalam ketidakpastian menjelang musim depan.

Meski pebalap asal Spanyol itu masih memiliki kontrak hingga 2026 dan berduet dengan Fabio Quartararo, posisinya di tim dikabarkan tidak sepenuhnya aman.

Baca juga: Bahagia Sejak Pertama, Cerita Konsumen Pakai Terios Selama 14 Tahun

Isu ini mencuat seiring dinamika perekrutan pebalap di lingkungan Yamaha, terutama menyangkut proyek tim satelit Pramac Racing.

Fabio Quartararo dan Alex RinsGIGI SOLDANO Fabio Quartararo dan Alex Rins

Yamaha resmi merekrut juara WorldSBK Toprak Razgatlioglu untuk musim 2026.

Kini, Yamaha harus memilih antara dua kandidat lain, yaitu Jack Miller atau Miguel Oliveira, untuk mengisi satu tempat tersisa.

Proses rotasi pebalap Yamaha dinilai lebih kompleks dari yang terlihat di permukaan.

Baca juga: Jetour Bicara Peluang Mobil Listrik X20e Dijual Dengan Fitur V2L

Hal ini disampaikan oleh jurnalis Jack Appleyard dalam podcast Pit Talk, seperti dikutip dari [Crash.net](https://www.crash.net/motogp/news/1078978/1/alex-rins-motogp-exit-rumour-has-jack-miller-high-alert), Senin (11/8/2025).

Jack Miller dan Yamaha Racing Team akan bersaing di Suzuka 8 Hours Endurance Race 2025Dok. Yamaha Jack Miller dan Yamaha Racing Team akan bersaing di Suzuka 8 Hours Endurance Race 2025

“Jack (Miller) ingin tetap di MotoGP. Memang ada tawaran dari WorldSBK, tapi tampaknya semua sudah tertutup,” kata Appleyard. “Salah satunya datang dari Honda, tetapi kini kabarnya Jake Dixon yang akan mengambil kursi tersebut,” katanya.

Appleyard juga menyoroti peran penting Miller dalam Suzuka 8 Hours, ajang bergengsi yang menjadi prioritas pabrikan Jepang.

Menurutnya, keikutsertaan Miller di sana mencerminkan komitmen kuat terhadap Yamaha. “Suzuka adalah event besar yang sangat dihargai. Fakta bahwa Jack tampil di sana menunjukkan bentuk kepercayaan terhadap Yamaha. Ia berharap partisipasi itu akan membuka peluang kontrak baru,” ujarnya.

Baca juga: Daihatsu Kumpul Sahabat Cirebon: Kemeriahan Komunitas Otomotif

Dalam balapan tersebut, Miller berhasil finis di posisi kedua bersama tim Yamaha.

Hasil itu diyakini bisa menjadi momentum untuk memperkuat posisinya di jajaran pebalap Yamaha musim depan.

Alex Rins saat berlaga pada MotoGP Jepang 2024TINO MARTINO Alex Rins saat berlaga pada MotoGP Jepang 2024

“Ini situasi sulit. Rins pebalap yang disukai, tapi Yamaha sedang berada di titik di mana mereka tak bisa hanya mengandalkan rasa simpati. Jika ingin naik level, keputusan besar harus diambil,” ujarnya.

Salah satu skenario yang beredar adalah Yamaha akan mengakhiri kontrak Rins lebih awal, mempromosikan Jack Miller ke tim pabrikan, dan menempatkan pebalap rookie sebagai tandem Toprak di Pramac Racing. “Itu dianggap masuk akal oleh beberapa pihak. Jack punya pengalaman masuk ke tim pabrikan Ducati dan KTM. Ia tahu cara memainkan peran sebagai ‘pebalap kedua’ dan bisa memberikan dukungan optimal untuk Fabio (Quartararo),” kata Appleyard.

Masih Kesulitan

Baca juga: Mudah, Begini Cara Bayar Pajak Kendaraan dari Rumah

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau