Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tren Pelek Aftermarket di Indonesia: Model Favorit Konsumen

Kompas.com, 25 November 2025, 11:02 WIB
Dio Dananjaya,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Industri modifikasi roda kendaraan terus berkembang mengikuti selera pasar, dan tren tersebut juga terasa kuat di segmen pelek aftermarket.

Menurut Stevanus KT, National Sales Manager PT Stamford Tyres Distributor Indonesia, ada sejumlah model pelek yang mendominasi pilihan konsumen di Tanah Air.

“Jadi kurang lebih ada empat motif pelek yang disukai kalau di Indonesia,” ujar Stevanus kepada Kompas.com belum lama ini. “Yang terkenal motif fin atau jari-jari kayak Alpina gitu. Atau model palang besar, seperti palang lima. Terus ada model disc sama model mesh,” kata dia.

Baca juga: Hyundai Tawarkan EV 7-Penumpang untuk Proyek Mobil Nasional

Ilustrasi pelek SSWDok. SSW Ilustrasi pelek SSW

Ia menjelaskan, pelek mesh atau jaring punya sejarah panjang di dunia modifikasi.

Motif ini mendominasi pada masa klasik, namun kini mulai mendapatkan tempatnya kembali. “Kayak ngeblok model-model mesh-nya. Yang dulu tuh yang tengahnya gede. Sama model akar kayak BBS,” ucap Stevanus.

Namun, berbicara soal pasar Indonesia saat ini, Stevanus menyebut motif spoke atau jari-jari jadi yang paling digemari konsumen. “Kalau di Indonesia populernya sebenarnya spoke atau jari-jari. Dari keseluruhan so far masih 50 persen (komposisi penjualan),” kata dia.

Baca juga: Viral Video Pria Ngaku Anak Propam, Ternyata untuk Hindari Debt Collector

Ilustrasi pelek mobilScott Chu Ilustrasi pelek mobil

Menariknya, Stevanus melihat adanya pergeseran tren seiring makin berkembangnya pasar mobil listrik (EV) dan budaya modifikasi yang mengikuti perkembangan teknologi tersebut.

Ia menilai bahwa model mesh kini mulai naik daun lagi. “Tapi dengan kehadiran EV, modifikasinya. Saya rasa model mesh ini akan mulai disukai,” ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau