Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bagaimana Prosedur Darurat jika Mobil Listrik Terendam Air?

Kompas.com, 23 Januari 2026, 19:31 WIB
Donny Dwisatryo Priyantoro,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Curah hujan tinggi yang memicu banjir di sejumlah wilayah membuat pemilik kendaraan, termasuk mobil listrik, perlu lebih waspada. Kondisi ini bukan hanya berpotensi menghambat mobilitas, tetapi juga dapat menimbulkan risiko serius terhadap keselamatan dan sistem kendaraan jika tidak ditangani dengan benar.

Berbeda dengan mobil konvensional, mobil listrik memiliki sistem kelistrikan dan baterai tegangan tinggi yang memerlukan penanganan khusus saat terendam banjir. Oleh karena itu, pemahaman mengenai langkah awal yang tepat menjadi penting agar risiko kerusakan maupun bahaya lanjutan dapat diminimalkan.

Baca juga: Belajar dari Kasus Pengemudi Meninggal di Mobil, Pentingnya Sadar Kondisi Diri

Herdiansyah Syaftaji, Kepala Bengkel Hyundai Gowa Pramuka Jakarta, mengatakan, matikan kendaraan sebagai langkah awal saat mobil listrik terendam banjir.

Hyundai IONIQ 5.ist Hyundai IONIQ 5.

"Demi meningkatkan keamanan, semua penumpang tidak berada dalam kendaraan selama kendaraan terendam banjir atau kondisi banjir tinggi," ujar Herdiansyah, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Tips yang senada disarankan juga oleh Maulana Hakim, Aftersales Director Wuling Motors. Dia mengatakan, jika mobil listrik sudah terendam banjir, direkomendasikan untuk tidak menyalakan mobil.

Baca juga: Sejumlah Rute Bus Transjakarta Dialihkan karena Banjir

"Apabila dalam kondisi aman, mohon dapat segera memutuskan koneksi kutub negatif dari baterai aki dan hubungi bengkel resmi untuk evakuasi mobil," kata Maulana.

Wuling Cloud EV.ilhamkarim/kompas.com Wuling Cloud EV.

Sejumlah pabrikan pun menekankan pentingnya mengutamakan keselamatan dibandingkan upaya penyelamatan kendaraan. Menghindari menyalakan mobil, memastikan penumpang keluar dari kabin, serta segera menghubungi bengkel resmi menjadi langkah krusial yang tidak boleh diabaikan saat mobil listrik terendam banjir.

Dengan prosedur yang tepat, risiko kerusakan serius maupun potensi bahaya dapat ditekan. Edukasi kepada pengguna mobil listrik menjadi kunci, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang kian sering terjadi, agar kendaraan tetap aman dan keselamatan penggunanya terjaga.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau