Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Isu Pedro Acosta ke Ducati, Tardozzi: Fokus Kami Tetap Marc Marquez

Kompas.com, 4 Februari 2026, 08:12 WIB
Aprida Mega Nanda,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Manajer tim Ducati Corse, Davide Tardozzi, menanggapi rumor yang menyebutkan bahwa Pedro Acosta telah mencapai kesepakatan dengan Ducati untuk tampil di MotoGP musim 2027.

Meski demikian, Tardozzi menegaskan bahwa prioritas pabrikan Italia tersebut saat ini masih tertuju pada penyelesaian kontrak baru Marc Marquez.

Isu bursa pebalap MotoGP 2027 memang tengah memanas dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah laporan menyebutkan Ducati telah menyepakati kontrak baru berdurasi dua tahun dengan Marquez, yang kini menyandang status juara dunia bertahan.

Baca juga: Air, Lumpur, dan Genangan: Ancaman Terhadap Rem Motor

Namun hingga kini, Ducati belum mengumumkan kesepakatan tersebut secara resmi. Tardozzi mengakui masih ada beberapa detail yang perlu diselesaikan dalam pembahasan kontrak Marquez.

“Ada detail-detail kecil yang masih perlu dibicarakan,” kata Tardozzi, dikutip Crash, Selasa (3/2/2026).

Di tengah situasi tersebut, media Spanyol melaporkan bahwa Acosta akan memperkuat tim pabrikan Ducati pada MotoGP 2027. Menanggapi kabar itu, Tardozzi kembali menekankan bahwa fokus utama Ducati saat ini belum bergeser.

“Untuk saat ini, kami sedang berusaha memfinalisasi kontrak dengan Marc. Kami sudah cukup dekat dan sepertinya bisa segera diselesaikan. Tapi yang terpenting adalah menyelesaikan hal ini terlebih dahulu, baru kemudian membahas pebalap lain," kata dia.

Helm spesial Shoei edisi Marc Marquez juara dunia MotoGP 2025 dijual dengan jumlah yang sangat terbatas, 93 unit di duniaDok. @ducaticorse Helm spesial Shoei edisi Marc Marquez juara dunia MotoGP 2025 dijual dengan jumlah yang sangat terbatas, 93 unit di dunia

Keterlambatan kesepakatan Marquez sempat dikaitkan dengan durasi kontrak, di mana Ducati disebut ingin mengikat pebalap asal Spanyol tersebut hingga akhir musim 2028. Namun, Tardozzi membantah bahwa hal tersebut menjadi kendala utama.

“Itu bukan inti dari diskusi. Dengan pebalap sekaliber Marc, wajar jika ada detail yang harus dibahas lebih mendalam," kata Tardozzi.

Menurut Tardozzi, keinginan kedua belah pihak untuk melanjutkan kerja sama menjadi modal utama tercapainya kesepakatan.

“Marc ingin bertahan bersama Ducati, dan Ducati juga ingin mempertahankan Marc. Saya yakin kami akan menemukan titik temu,” kata dia.

Sementara itu, rumor yang beredar justru tidak banyak melibatkan nama Francesco Bagnaia. Juara dunia MotoGP dua kali tersebut belakangan dikaitkan dengan kemungkinan hengkang dari Ducati, dengan Yamaha dan Aprilia disebut sebagai tujuan potensial.

Baca juga: Terancam Terdepak, Joan Mir Belum Punya Rencana buat 2027

Tardozzi tidak menampik peran penting Bagnaia bagi Ducati. Namun ia menegaskan bahwa pihaknya belum membuka pembicaraan dengan pebalap lain sebelum kontrak Marquez benar-benar rampung.

“Pecco selalu ada di hati kami. Tapi sampai kontrak Marc selesai, kami tidak ingin berbicara dengan pebalap lain. Karena bisa saja pada saat terakhir terjadi perubahan, dan kami harus mempertimbangkan opsi yang berbeda," kata Tardozzi.

“Jadi, Marc lebih dulu. Setelah itu, baru kami akan melihat langkah selanjutnya,” lanjutnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau