Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pelek Motor Peang Akibat Hajar Lubang, Segini Biaya Perbaikannya

Kompas.com, 24 Februari 2026, 16:01 WIB
Dio Dananjaya,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Jalan berlubang masih menjadi ancaman bagi pengendara motor, terutama di musim hujan ketika lubang kerap tertutup genangan air.

Hantaman keras bukan hanya bikin kaget, tapi juga bisa membuat pelek menjadi tidak presisi, benjol, atau dalam istilah bengkel disebut “geol”.

Bila dibiarkan, kondisi ini tak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi mengurangi kestabilan saat berkendara.

Baca juga: Perlu KTP Pemilik atau Tidak? Ini Aturan Bayar PKB yang Perlu Diketahui

Iwan Setiawan, pemilik bengkel BJ Press Motor, spesialis perbaikan pelek dan segitiga motor di Tanah Baru, Beji, Depok, mengatakan bahwa penyebab utama kerusakan pelek saat musim hujan karena lubang di jalan.KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Iwan Setiawan, pemilik bengkel BJ Press Motor, spesialis perbaikan pelek dan segitiga motor di Tanah Baru, Beji, Depok, mengatakan bahwa penyebab utama kerusakan pelek saat musim hujan karena lubang di jalan.

Bagi yang mengalami masalah tersebut, bengkel spesialis seperti BJ Press Motor di kawasan Beji kerap menjadi rujukan.

Iwan Setiawan, pemilik bengkel BJ Press Motor di kawasan Tanah Baru, Beji, Depok, mengatakan, gejala pelek bermasalah sebenarnya bisa dikenali dengan cara sederhana.

“Ciri-ciri pelek geol itu kalau kita standar dua, kita putar gasnya. Nah, dia kelihatan oleng apa benjol,” ujar Iwan, kepada Kompas.com (23/2/2026).

Baca juga: Pilihan Mobil Bekas Rp 50 Jutaan yang Cocok untuk Mudik Lebaran

Pelek motor peang dan pecahKOMPAS.com/FATHAN Pelek motor peang dan pecah

Setelah terdeteksi oleng atau benjol, pertanyaan berikutnya tentu soal biaya. Di BJ Press Motor, ongkos perbaikan pelek bervariasi tergantung jenis dan ukuran roda.

Untuk motor matik kecil seperti Beat, Vario, atau Mio dengan pelek ring 12 atau 14, biaya perbaikan berkisar Rp 150.000 per pelek.

Sementara motor matik besar seperti Nmax atau Aerox dengan ring 13 atau 14 dan penampang lebih lebar, tarifnya sekitar Rp 200.000 per pelek.

Baca juga: Toyota Fortuner 2012-2015 Naik Daun, Ini Alasan dan Harganya

Iwan Setiawan, pemilik bengkel BJ Press Motor, spesialis perbaikan pelek dan segitiga motor di Tanah Baru, Beji, Depok.KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Iwan Setiawan, pemilik bengkel BJ Press Motor, spesialis perbaikan pelek dan segitiga motor di Tanah Baru, Beji, Depok.

Adapun untuk motor sport dengan ukuran ring 17, seperti Ninja atau sejenisnya, biaya perbaikannya mencapai Rp 250.000 per pelek.

Iwan menjelaskan, harga tersebut sudah termasuk jasa bongkar pasang, sehingga konsumen tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk melepas roda.

Dari sisi waktu pengerjaan, prosesnya relatif cepat. Dalam kondisi normal tanpa kendala, perbaikan bisa rampung sekitar satu jam.

Baca juga: Komparasi Pikap: Tata Yodha Vs Toyota Hilux Rangga

Beberapa penyebab pelek motor bisa penyok.kompas.com Beberapa penyebab pelek motor bisa penyok.

Namun, tidak semua kasus berjalan mulus. Ada kalanya proses pres pelek racing justru memakan waktu lebih lama karena tingkat keolengannya sulit disetel.

“Kalau ada trouble ya bisa-bisa 2-3 jam. Trouble-nya itu kita pres itu enggak dapat-dapat gitu setelannya,” kata dia.

Artinya, semakin parah tingkat kerusakan, semakin besar pula potensi waktu dan tenaga yang dibutuhkan untuk mengembalikan presisi pelek.

Karena itu, pengendara disarankan lebih berhati-hati saat melintasi jalan rusak serta rutin memeriksa kondisi roda.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau