Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jaecoo J5 EV Laris, J5 SHS Hybrid Siap Menyusul Masuk Indonesia?

Kompas.com, 28 Februari 2026, 07:02 WIB
Muh. Ilham Nurul Karim,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah lonjakan pemesanan Jaecoo J5 EV yang menembus 14.000 unit, Jaecoo Indonesia mulai mempertimbangkan ekspansi varian ke model hybrid, yakni J5 SHS (Super Hybrid System).

Minat terhadap versi listrik murni tersebut disebut masih kuat.

Namun, perusahaan mulai melakukan kajian internal untuk melihat potensi pasar varian hybrid (J5 SHS) di Indonesia.

Baca juga: Konsumen Mobil Listrik Kini Lebih Rasional, Bukan Sekadar Fomo

Mohamad Ilham Pratama, Head of Marketing Jaecoo Indonesia, mengatakan bahwa saat ini perusahaan masih memprioritaskan penjualan J5 EV.

“Kalau saat ini kita masih fokus di EV. Karena kalau lihat dari trennya, EV ini di J5 masih tinggi,” ujar Ilham Pratama saat meresmikan diler terbaru di Jakarta Barat, Rabu (25/2/2026).

Ia menambahkan, meski permintaan terhadap J5 EV solid, peluang menghadirkan versi hybrid tetap terbuka, mengingat secara global Jaecoo sudah memiliki produk dengan teknologi tersebut.

Jaecoo J5 SHS.ilhamkarim/kompas.com Jaecoo J5 SHS.

“Kalau memang dibutuhkan, secara global kami sudah memiliki produknya. Jadi tinggal menyesuaikan untuk pasar Indonesia,” ujarnya.

Secara spesifikasi global, J5 SHS hadir sebagai SUV dengan super hybrid system alias plug-in hybrid (PHEV), memadukan mesin bensin 1.5L turbocharged dan motor listrik.

Tenaga totalnya mencapai 165kW (setara 221 tk) dengan torsi 295 Nm, yang memungkinkan akselerasi 0-100 km/jam dalam 7,9 detik.

Jaecoo J5 SHS.ilhamkarim/kompas.com Jaecoo J5 SHS.

Mobil ini memiliki dimensi ringkas namun lega, dengan panjang 4.380 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.650 mm, dan jarak poros roda 2.620 mm, menampung lima penumpang.

Konsumsi bahan bakarnya efisien, sekitar 5,3 L/100 Km (18,8 Km/liter).

Baca juga: Ini Tanda Kampas Rem Mobil Tipis, Ganti Sebelum Dipakai Mudik

Fitur J5 Hybrid cukup lengkap, meliputi sistem ADAS (kontrol jelajah adaptif, blind-spot detection), layar infotainment 13,2 inci, cluster digital 8 inci, kamera 540 derajat, 6 airbag, interior premium dengan ventilated seats (jok berpendingin), wireless charging (pengisi daya tanpa kabel), dan kaca kedap suara.

Meski spesifikasi global sudah siap, Ilham menekankan, keputusan membawa J5 Hybrid ke Indonesia belum pasti tahun ini.

“Saat ini kita masih menggodok dan mengkaji kembali kebutuhan pasar untuk versi hybrid. Artinya kita siapkan itu, kalau secara global kita sudah ada produknya, tinggal nanti ditunggu saja,” tuturnya.

Langkah ini menunjukkan bahwa Jaecoo tetap adaptif terhadap permintaan pasar, meski fokus utama mereka tetap pada kendaraan listrik murni.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau