Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Toyota Veloz Hybrid: Penjualan Naik 80%, Inden 3 Bulan

Kompas.com, 7 Maret 2026, 07:02 WIB
Ruly Kurniawan,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Toyota Astra Motor (TAM) mengeklaim bahwa minat konsumen terhadap Toyota Veloz Hybrid terus meningkat sejak diperkenalkan pertama kali ke publik.

Hal itu terbukti dari total pemesanannya sepanjang November 2025 sampai Februari 2026 yang mencapai sedikitnya 6.500 unit.

Jumlah tersebut meningkat hingga 80 persen bila dibandingkan dengan performa penjualan Toyota Veloz berbahan bakar minyak atau konvensional.

Baca juga: RMA Indonesia Siap Dukung Purnajual 35.000 Pikap Mahindra

Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2025KOMPAS.com/OTOMOTIF Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2025

“Kalau sampai hari ini tercatat sekitar 6.500 unit, at least. Berarti kalau kita bagi bulan, rata-rata sekitar 1.800 unit,” ucap Direktur Marketing PT TAM Jap Ernando Demily di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Sayangnya, seluruh pemesanan tersebut belum bisa sepenuhnya dipenuhi oleh Toyota.

Saat ini proses pengiriman unit kepada konsumen masih dilakukan secara bertahap.

Menurut Ernando, distribusi Veloz Hybrid sendiri baru dimulai pada minggu terakhir Februari 2026.

Oleh karena itu, sebagian besar konsumen masih harus menunggu antrean pengiriman.

“Distribusi mulai kita lakukan di minggu terakhir Februari. Target kami dari 6.500 itu bisa kita sapu bersih sampai dengan bulan April 2026,” ujar Ernando.

Sebagai tahap awal, Toyota berupaya mengirimkan sekitar 2.000 unit kepada konsumen sebelum periode mudik Lebaran atau sekitar 30,7 persennya.

Baca juga: Kemenhub Gencarkan Inspeksi Bus Mudik, Digelar hingga 29 Maret

Toyota Veloz Hybrid EV Lintas NusaKOMPAS.com/OTOMOTIF Toyota Veloz Hybrid EV Lintas Nusa

“Kita berusaha sampai Februari kurang lebih 2.000 unit lah konsumen Indonesia yang bisa menikmati Veloz Hybrid baru untuk mudik Lebaran,” kata dia.

Meski distribusi sudah dimulai, saat ini konsumen yang melakukan pemesanan masih harus menunggu waktu inden sekitar 2-3 bulan.

Sebagai informasi, Veloz Hybrid dipasarkan dalam beberapa pilihan varian di Indonesia.

Untuk varian V Hybrid EV, harganya dipatok Rp 308 juta, namun mendapat harga spesial program 'Hybrid EV untuk Semua' menjadi Rp 303 juta hingga semester I/2026.

Sementara itu, varian Q Hybrid EV dibanderol mulai Rp 325 juta dan varian tertinggi, Q Hybrid EV TSS Modellista, dipasarkan Rp 385 juta dan Rp 389 juta untuk pilihan warna two tone.

Seluruh harga tersebut berstatus on the road Jakarta, dengan tambahan Rp 1,5 juta untuk warna premium.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau