Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Langsung Disimpan, Begini Cara Menangani Motor Setelah Kehujanan

Kompas.com, 7 Maret 2026, 16:02 WIB
Muh. Ilham Nurul Karim,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - AKhir-akhir ini hujan sering melanda berbagai wilayah, termasuk di Jabodetabek. Bagi pesepeda motor, mengendarai sepeda motor saat hujan sering kali tidak terhindarkan, terutama bagi pengguna yang beraktivitas harian di jalan.

Namun setelah motor terkena hujan, banyak pemilik kendaraan yang langsung memarkirkannya begitu saja tanpa melakukan perawatan sederhana.

Padahal, air hujan yang bercampur debu dan kotoran jalan bisa memengaruhi kondisi beberapa komponen motor jika dibiarkan terlalu lama.

Baca juga: Jangan Abaikan, Ini Tanda Awal Rem Mobil Berpotensi Blong

Menurut Agung, teknisi Vansy Motor di Tangerang, sepeda motor yang habis terkena hujan sebaiknya tidak langsung disimpan tanpa dibersihkan terlebih dahulu.

"Kalau habis kehujanan sebaiknya motor dilap dulu, terutama bagian logam seperti baut atau cakram rem. Air hujan biasanya bercampur kotoran jalan dan bisa memicu karat kalau dibiarkan," kata Agung kepada Kompas.com, Sabtu (7/3/2026).

Agung menjelaskan, salah satu bagian yang perlu mendapat perhatian adalah komponen pengereman. Air dan kotoran yang menempel di area cakram maupun kaliper rem bisa memengaruhi kinerja pengereman jika dibiarkan terlalu lama.

Tampilan pelek motor, rem depan, dan kaliper rem pada New Honda ScoopyKOMPAS.com/DIO DANANJAYA Tampilan pelek motor, rem depan, dan kaliper rem pada New Honda Scoopy

Selain itu, pemilik motor juga disarankan membilas kendaraan dengan air bersih apabila terkena hujan cukup deras atau melewati jalan berlumpur. Langkah ini bertujuan menghilangkan sisa lumpur dan kotoran yang menempel di bodi maupun bagian kolong motor.

"Kalau kotorannya dibiarkan menempel lama, bisa mempercepat karat di beberapa bagian logam dan bikin komponen cepat aus," ujar Agung.

Setelah dibersihkan, motor sebaiknya dikeringkan menggunakan lap, terutama pada bagian yang mudah lembap seperti sela-sela bodi, cakram rem, serta area sekitar mesin. Cara sederhana ini dapat membantu menjaga kondisi komponen tetap baik.

Baca juga: Daihatsu Ajak Komunitas Mudik Bersama Lebaran 2026

Perawatan ringan setelah motor kehujanan dinilai penting dilakukan, terutama bagi pengguna yang sering berkendara di musim hujan. Dengan langkah sederhana tersebut, risiko kerusakan komponen akibat air dan kotoran dapat diperkecil.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau