Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Honda Grom Disulap Jadi Motor Mini MotoGP, Pakai Mesin 2-Tak

Kompas.com, 10 Maret 2026, 08:42 WIB
Muhammad Fathan Radityasani,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

Sumber Bike Exif

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah modifikasi Cohn Racers dari Florida, Amerika Serikat, membuat proyek unik dengan mengubah Honda Grom menjadi motor bergaya street racer. Motor mini ini bahkan dibekali mesin dua tak milik Yamaha YZ125.

Dikutip dari Bike Exif, punggawa Cohn Racers Chet Perez mengatakan, proyek ini dibuat sebagai tantangan sekaligus eksplorasi kreativitas di luar proyek utama mereka. Biasanya, bengkel tersebut dikenal lewat seri Muscle R2 berbasis Harley-Davidson Sportster.

“Kami melakukannya murni untuk tantangan, kreativitas, dan kesenangan membangun sesuatu yang unik. Proyek Honda Grom ini menjadi penyegaran yang sangat menyenangkan dari pekerjaan kami biasanya,” kata Perez dikutip dari Bike Exif, Senin (9/3/2026).

Baca juga: Paten Honda Ungkap Motor Listrik Super Murah, Seperti Honda Win

Honda Grom Disulap Jadi Mini MotoGP, Pakai Mesin 2-Tak Yamaha YZ125Bike Exif Honda Grom Disulap Jadi Mini MotoGP, Pakai Mesin 2-Tak Yamaha YZ125

Basis yang digunakan adalah rangka Honda Grom model 2019 dengan kondisi baru. Setelah berbagai pertimbangan, tim memilih mesin dua tak 125 cc dari Yamaha YZ125 keluaran 2016 yang belum pernah dipakai.

“Mesin dua tak 125 cc adalah pilihan ideal karena memberikan performa kuat tanpa membuat sasis kewalahan. Hasilnya motor tetap lincah, mudah dikendalikan, dan sangat menyenangkan untuk dikendarai,” kata Perez.

Salah satu tantangan terbesar dalam proyek ini adalah mengatasi getaran mesin dua tak. Untuk mengatasinya, Cohn Racers merancang dudukan mesin dengan sistem rubber mounting agar getaran tidak langsung diteruskan ke rangka.

Baca juga: Bagnaia Ungkap Marquez Turut Memberinya Saran Saat Kesulitan

Honda Grom Disulap Jadi Mini MotoGP, Pakai Mesin 2-Tak Yamaha YZ125Bike Exif Honda Grom Disulap Jadi Mini MotoGP, Pakai Mesin 2-Tak Yamaha YZ125

Motor ini juga dibekali berbagai komponen performa seperti suspensi Öhlins depan-belakang, kaliper rem Brembo, swingarm aluminium, serta sistem pendingin yang ditempatkan di bagian depan agar mendapat aliran udara maksimal.

Menariknya, motor ini tetap legal digunakan di jalan raya karena dilengkapi lampu utama, lampu rem, sein, dan speedometer. Perez menyebut karakter berkendaranya sangat agresif berkat bobot ringan, tenaga spontan khas dua tak, serta sistem pengereman yang mumpuni.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau