Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sempat Tercecer, Veda Pratama Bangkit hingga Podium 3 Moto3 Brasil 2026

Kompas.com, 22 Maret 2026, 23:49 WIB
Ruly Kurniawan,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Perjalanan Veda Ega Pratama menuju podium ketiga di Moto3 Brasil 2026 tidak diraih dengan mudah.

Balapan di Sirkuit Ayrton Senna, Minggu (22/3/2026), berlangsung penuh dinamika dengan perubahan posisi yang sangat cepat sejak lap awal.

Memulai dari posisi keempat, pembalap Honda Team Asia tersebut langsung menunjukkan start yang impresif. Ia sukses menyodok ke posisi ketiga begitu memasuki tikungan pertama, menempel ketat rombongan terdepan.

Baca juga: Veda Pratama Cetak Sejarah: Raih Podium Pertama Indonesia di Moto3

Namun ambisi untuk segera merangsek ke barisan depan membuat Veda sempat kehilangan ritme setelah dirinya melebar di beberapa tikungan dan harus turun ke posisi kelima. Ia lantas memperbaiki posisi ke urutan keempat dan mulai membayangi Hakim Danish.

Di depan, persaingan berlangsung sengit, di mana Danish sempat melesat hingga posisi kedua usai menyalip Valentin Perrone, tetapi ketatnya duel membuat posisinya kembali terlempar dari tiga besar hanya dalam hitungan lap.

Sementara Veda mulai kesulitan menjaga konsistensi akibat agresivitas di awal lomba. Memasuki lap kelima, ia harus turun hingga posisi kesembilan di tengah rapatnya rombongan.

Balapan dipimpin oleh David Almansa yang tampil impresif meski memulai dari posisi ke-14. Situasi berubah pada lap ketujuh setelah pole sitter Joel Esteban mengalami highside dan gagal melanjutkan lomba.

Persaingan di grup tengah makin memanas. Veda terlibat duel ketat dengan Perrone, Danish, dan Adrian Fernandez dalam perebutan posisi lima besar. Namun insiden kecil dengan Alvaro Carpe membuatnya melebar dan kembali tercecer ke posisi ke-10.

Baca juga: Ini Penyebab Tol Jagorawi Banjir Tadi Malam

 

Puncak drama terjadi pada lap ke-13. Almansa yang tengah memimpin terjatuh usai mengalami highside, membuka jalan bagi Maximo Quiles untuk mengambil alih pimpinan lomba dengan keunggulan cukup jauh.

Tak lama kemudian, balapan dihentikan sementara dengan red flag untuk pembersihan lintasan. Saat restart dilakukan dengan durasi yang lebih singkat, Veda harus kembali berjuang dari posisi ke-10.

Momentum kebangkitan akhirnya datang. Start ulang dimanfaatkan dengan baik oleh Veda yang langsung merangsek ke posisi ketujuh. Ia kemudian tampil semakin agresif dan perlahan menembus barisan depan.

Memasuki lap-lap akhir, Veda berhasil naik ke posisi keempat setelah melewati beberapa rivalnya. Puncaknya terjadi di lap terakhir, saat ia melakukan manuver krusial untuk menyalip Carpe dan merebut posisi ketiga hingga garis finis.

Hasil tersebut bukan sekadar podium biasa. Pada seri keduanya di ajang Moto3, Veda langsung mencatatkan sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang mampu finis di tiga besar kelas tersebut.

Baca juga: Tak Perlu Takut Moge Besar, Ini Harley-Davidson untuk Pemula

 

Pembalap muda itu pun mengaku hasil ini terasa spesial, mengingat ia masih dalam tahap adaptasi di level kejuaraan dunia.

“Jujur saya sampai tidak tahu harus berkata apa, ini luar biasa. Hari ini semuanya berjalan sangat baik,” ujar Veda usai balapan dikutip MotoGP.com, Minggu.

Ia juga mengungkapkan tantangan terbesar yang dihadapinya sepanjang lomba, terutama terkait performa ban belakang yang sempat sulit dikontrol.

“Sebelum balapan dihentikan, saya cukup kesulitan menjaga kondisi ban belakang. Itu membuat saya tidak bisa tampil maksimal di beberapa lap,” katanya.

“Pada akhirnya saya bisa finis di posisi tiga di Grand Prix kedua saya. Ini jelas jadi pencapaian terbesar dalam karier saya sejauh ini,” ucapnya.

Baca juga: Tol Layang MBZ Arah Cikampek Padat, Berlaku Sistem Buka Tutup

 

Berikut Hasil Balapan Moto3 Brasil 2026

  1. Maximo Quiles - CFMoto Aspar Team - KTM
  2. Marco Morelli - CFMoto Aspar Team - KTM
  3. Veda Ega Pratama - Honda Team Asia - Honda
  4. Alvaro Carpe - Red Bull KTM Ajo - KTM
  5. Guido Pini - Leopard Racing - Honda
  6. Rico Salmela - Red Bull KTM Tech3 - KTM
  7. Valentin Perrone - Red Bull KTM Tech3 - KTM
  8. Adrian Fernandez - Leopard Racing - Honda
  9. Casey O'Gorman - Sic58 Squadra Corse - Honda
  10. Hakim Danish - Frinsa MT Helmets MSI - KTM
  11. Brian Uriarte - Red Bull KTM Ajo - KTM
  12. Joel Kelso - GRYD MLav Racing - Honda
  13. Adrian Cruces - CIP Green Power - KTM
  14. Ryusei Yamanaka - Frinsa MT Helmets MSI - KTM
  15. Eddie O'Shea - GRYD MLav Racing - Honda
  16. Zen Mitani - Honda Team Asia - Honda
  17. Nicola Carraro - Rivacold Snipers Team - Honda
  18. Cormac Buchanan - BOE Motorsports - KTM
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau