Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arus Balik Lebaran 2026: Tarif Tol Jogja–Jakarta Tembus Rp 600.000

Kompas.com, 24 Maret 2026, 07:42 WIB
Dio Dananjaya,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemudik yang kembali ke Ibu Kota melalui jalur darat perlu menyiapkan biaya perjalanan dengan matang, terutama untuk melintasi ruas Tol Trans Jawa.

Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), tarif tol dari Yogyakarta menuju Jakarta untuk kendaraan golongan I (mobil pribadi) mencapai ratusan ribu rupiah, tergantung ruas yang dilalui.

Besaran tarif tol sendiri tidak bersifat tunggal, melainkan akumulasi dari beberapa ruas tol sepanjang perjalanan.

Baca juga: Kompetitif di Aprilia, Martin Menyesal Pindah ke Yamaha?

Suasana Gerbang Tol Purwomartani, Kabupaten Seman dipadati kendaraan yang hendak keluar dari wilayah Yogyakarta. Senin (23/03/2026).KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA Suasana Gerbang Tol Purwomartani, Kabupaten Seman dipadati kendaraan yang hendak keluar dari wilayah Yogyakarta. Senin (23/03/2026).

Faktor seperti jarak tempuh, jenis kendaraan, serta jumlah ruas yang dilintasi menjadi penentu utama total biaya yang harus dibayarkan.

Untuk rute dari Yogyakarta menuju Jakarta, perjalanan dimulai dari ruas Solo–Jogja melalui Gerbang Tol Prambanan dengan tarif Rp 57.000.

Selanjutnya, pemudik akan melintasi Tol Semarang–Solo dengan tarif Rp 92.000, kemudian masuk ke Tol Semarang ABC sebesar Rp 6.000.

Baca juga: Awas Terjebak Macet, Ini 3 Tanggal Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Ilustrasi ruas Tol Jogja-SoloDok. Jasa Marga Ilustrasi ruas Tol Jogja-Solo

Perjalanan berlanjut ke ruas Batang–Semarang (Kalikangkung) dengan tarif Rp 144.500, lalu Pemalang–Batang Rp 53.000, Pejagan–Pemalang Rp 66.000, Kanci–Pejagan Rp 31.500, Palimanan–Kanci Rp 13.500, serta Cikampek–Palimanan sebesar Rp 132.000.

Terakhir, pemudik akan memasuki ruas Jakarta–Cikampek dengan tarif Rp 27.000 sebelum tiba di wilayah Jakarta.

Jika diakumulasikan, total tarif tol yang perlu disiapkan untuk perjalanan dari Yogyakarta ke Jakarta mencapai sekitar Rp 622.500 untuk kendaraan golongan I.

Baca juga: Momen Veda Pratama di Podium Moto3 Brasil 2026, Rayakan Tanpa Sampanye

Ilustrasi Tol Trans JawaDok. Jasa Marga Ilustrasi Tol Trans Jawa

Dengan nominal yang tidak sedikit, pemudik diimbau memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol.

Hal ini penting untuk menghindari kendala saat transaksi di gerbang tol, terutama di tengah tingginya volume kendaraan saat arus balik Lebaran.

Selain itu, perencanaan perjalanan yang matang, termasuk memilih waktu keberangkatan dan memastikan kondisi kendaraan, juga menjadi kunci agar perjalanan arus balik tetap lancar, aman, dan nyaman.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau